amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
BERITA

16 Ribu Warga Kota Serang Terima Bantuan Pemerintah Pusat

Serang,- Sebanyak 16 ribu warga terdampak Covid-19 di Kota Serang mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari pemerintah pusat dengan nominal Rp 600 per kepala keluarga. Bantuan tersebut diberikan secara simbolis oleh Menteri Sosial Juliari P Batubara di Kantor Pos Kota Serang, Sabtu (9/5/2020).

Juliari mengungkapkan, pihaknya berkomitmen untuk mengawal secara langsung penyaluran bantuan agar dapat terlaksana dengan baik dan tepat sasaran.

“Kami hadir di sini untuk memastikan bansos tunai yang diprakarsai oleh Kemensos di Kota dan Kabupaten Serang terlaksana dengan baik,” kata Juliari saat memberikan sambutan.

Ia mengungkapkan, bantuan tersebut secara keseluruhan tidak akan mencukupi kebutuhan masyarakat yang terdampak COVID-19 dengan demikian dirinya berharap ada intervensi dari pemerintah daerah.

“Kita harapkan intervensi dari Pemda untuk warga yang terdampak dan belum dapat bantuan dari Pemerintah Pusat, tolong diperhatikan,” jelasnya.

Sementara, Wali Kota Serang Syafrudin mengucapkan terimakasih atas bantuan tersebut. Menurutnya, bansos tersebut diterima secara langsung oleh warga.

“Bantuan dari pusat untuk Kota Serang ini nilainya Rp600rb, bantuan diberikan langsung ke penerima dan banyaknya bantuan ini kami mendapatkan 16.000 KK lebih,” katanya. (Arr)

admin

Recent Posts

Matangkan Persiapan Jelang Asah Terampil Nasional, Kontingen KTNA Banten Bidik Prestasi Terbaik untuk Tanah Jawara

SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…

4 bulan ago

Lepas Kontingen KTNA ke Gorontalo, Gubernur Andra Soni: Bawa Pulang Prestasi dan Terapkan Ilmu untuk Kemajuan Pertanian Banten

SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…

5 bulan ago

Pandeglang Dominasi Kontingen Banten di PENAS XVII Gorontalo, Pemda Beri Dukungan Penuh

Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…

5 bulan ago

Tanpa Laporan Polisi, Korban Bersama Rekannya Berhasil Amankan Terduga Curanmor

PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…

5 bulan ago

Saat Harga Kebutuhan Pokok Meningkat, 410 KPM di Kelurahan Pandeglang Terima Beras Bulog dan Minyak Goreng

Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…

5 bulan ago

Pemasangan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang No 3 Timbulkan Kemacetan Hingga 1 Kilometer

PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…

5 bulan ago