amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
SERANG,- Sebanyak 500 kios di Pasar Kawasan Penunjang Wisata (KPW) Banten Lama terbengkalai sejak dari 2019. Hal itu lantaran para pedagang enggan menempati kios tersebut.
Pantauan di lokasi, kios-kios dipenuhi oleh tumbuhan alang-alang yang menutupi seluruh bagian kios, bahkan tumbuhan liar juga tumbuh didalam kios.
Tak hanya itu, pintu roling door pun sudah mulai rusak. Selain kios fasilitas mushola juga terlihat terbengkalai tidak terpakai dan sangat tidak layak untuk ditempati.
“Ada aset sudah dibangun oleh pemerintah Kota Serang tidak bisa terbengkalai, monitoring ini untuk menghidupkan kembali KPW yang ada di kita,” kata Wakil Wali Kota Serang Subadri Ushuludin saat meninjau lokasi, Rabu (29/6/22).
Dalam waktu dekat, pihaknya akan melaksanakan gotong royong bersama untuk menghidupkan kembali kios-kios yang terbengkalai karena tidak ditempati para pedagang.
“Pertama karena belum difungsikan dari Pemkot Serang kios-kios yang ada belum layak ditempati langkah awal kita akan merevitalisasi kios yg ada dulu,” lanjutnya.
Kios yang tersedia kurang lebih 500 itu akan dilakukan penyegaran dengan gotong royong bersama, agar kawasan bersih terlebih dahulu.”kita beres beres dulu semua opd terlihat agar bersih tidak ada semak semak kalau memang membutuhkan akses dibuka nanti kita sesuaikan,” imbuhnya.
Menurutnya, sejauh para pedagang yang diluar sudah sepakat untuk mengisi kios-kios jika memang kondisinya layak dan akses jalan sudah bisa dilalui wisatawan.
“Karena masih kalaupun ada roling door yang rusak kan disini tidak ada yg tutup semuanya 24 jam mereka juga pada akhirnya gk ditutup tutup intinya gini gk usah terlalu banyak pertimbangan yang penting jalan dulu kalau ada yg kurang nanti cari solusinya,” pungkasnya. (Arr)
SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…
SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…
Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…
PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…
Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…