Air Naik Lagi, Warga Kasemen Panik dan Bergegas Ngungsi

SERANG,- Warga di lingkungan Sukajaya, Kelurahan Banten, Kecamatan Kasemen, Kota Serang panik saat mendapatkan informasi dari pengeras suara jika debit air kembali meningkat. Sebagian warga kemudian berhamburan dari rumah untuk kembali pergi ke lokasi pengungsian.
Pantauan di lokasi, kondisi jalan di Sukajaya terpantau masih tergenang banjir setinggi betis orang dewasa. Bahkan ada sebagian rumah warga yang masih terendam. Warga pun terlihat tengah mencuci pakaian dan membersihkan rumah mereka.
Namun kondisi itu seketika berubah ketika informasi dari pengeras suara diumumkan. Warga dihimbau untuk waspada karena debit air kali Cibanten kembali meningkat.
Salah seorang warga beserta dengan suami dan ibunya bahkan tergesa-gesa keluar dari rumahnya dan mengeluarkan kendaraan mereka. Ia pun mengaku akan pergi ke rumah saudaranya untuk mengungsi.
“Mau ke rumah saudara bang banjir lagi, ini bawa baju doang, barang-barang ditinggal aja di rumah,” kata Indah salah seorang warga, Jum’at (4/3/2022).
Warga lainnya, Rian mengajak warga lainnya untuk segera mengungsi karena air di daerah Kenari. “Cepetan, udah sampe kenari air nya, itu diumumkan sudah siaga satu,” katanya.
Ia pung mengajak serta keluarganya untuk kembali mengungsi ke dataran yang lebih tinggi, karena khawatir banjir serupa kembali terjadi.
“Kemaren datangnya cepet, ga nyampe itungan jam. Mudah-mudahan hari engga sampe kesini airnya, atau surut lagi sebelum sampe sini. Mau ngungsi lagi ke dataran yang tinggi,” katanya.
Ia mengatakan, bahwa baru sekali pulang dari pengungsian. Ia pun beserta keluarga baru saja membersihkan rumahnya yang telah surut. Namun dengan kondisi saat ini ia pun akan kembali mengungsi.
“Mau ke benteng, ama keluarga semua, temen, saudara. Malah baru beres-beres ini, kita kan ga tau air bakal naik lagi,” pungkasnya.
Sementara warga lainnya, Aceng mengatakan, untuk sementara waku akan bertahan dirumah untuk memastikan situasi. “Untuk sementara mau bertahan dulu lah, kalau ada informasi lagi baru ngungsi,” katanya
Ia pun menduga, naiknya volume air karena diakibatkan hujan yang terjadi tadi malam. (Arr)






