Pemkot Serang Sediakan Rp 3,6 Miliar untuk Petani dan Nelayan

Serang,- Sebanyak 225 ton beras disiapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Serang untuk Petani dan Nelayan Yang Terdampak Covid-19 yang belum mendapatkan bantuan dari Pemerintah Pusat, Provinsi bahkan dari Pemkot Serang. Pemkot Serang membeli beras tersebut langsung dari petani di Kecamatan Kasemen.
Walikota Serang menjelaskan, pihaknya menyediakan anggaran Rp 3,6 miliar yang akan disalurkan dalam bentuk beras dan uang tunai. Dengan kriteria penerimanya adalah kelompok masyarakat rawan pangan, buruh tani, petani penggarap, petani pemiliki dengan luas kurang dari 1 hektar.
“Harga per kg Rp 10.525 dan diupayakan yang belum menerima bantuan sejenis dari pemerintah memiliki KTP Kota Serang,” katanya saat diwawancarai setelah meninjau gudang beras di Kecamatan Kaseman, Selasa (07/07/20).
Dia mengakui, saat ini pihaknya belum menentukan jumlah penerima bantuan beras karena masih proses pendataan yang akan dibagikan secara bertahap pada bulan Agustus dan September.
” Untuk Penerima Belum dihitung untuk berapa KK dan Pendataannya sudah ada, hanya jumlahnya belum jelas,” imbuhnya.
Syafrudin mengatakan, selain pemberian stimulus untuk petani, pihaknya juga telah menyediakan bantuan untuk 1.527 nelayan yang terdampak covid-19.
“Kami akan memberikan stimulus kepada nelayan sebanyak 1.527 nelayan dengan besaran Rp 500 ribu melalui distan,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kota Serang, Edinata Sukarya mengatakan, sebanyak 2.500 lebih nelayan yang terdata namun setelah verivikasi yang memiliki KTP Kota serang hanya 1.527 jiwa.
“Untuk nelayan ada di kawasan margaluyu dan juga banten jumlahnya ada 2.500, tapi setelah di verivikasi dapet 1.527 yang asli nelayan yang memuliki KTP,” tandasnya. (arr)









