amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Tokoh ulama Kabupaten Pandeglang Abuya KH Asep Nafis Bustomi mendapatkan kunjungan silaturahmi dari bakal calon gubernur Banten Airin Rachmi Diany. Silaturahmi berlangsung di kediaman pimpinan Ponpes Al Hidayah Cisantri, Pandeglang ini, Pandeglang, Sabtu (15/6/2024) malam.
Silaturahmi penuh kekeluargaan. Banyak pembicaraan lebih fokus pada tujuan bersama yakni pengembangan pesantren salafiah. Pesantren ini dinilai sebagai warisan para ulama dan tempat belajar literasi kitab kuning.
Apalagi banyak para alumni Ponpes Al Hidayah sekaligus murid almarhum Abuya Bustomi yang mendirikan pesantren salafiah di berbagai daerah. Saat ini, pesantren salafi membutuhkan dukungan dari pemerintah daerah, tanpa banyak beban administrasi.
Usai pertemuan tersebut, Airin mengaku mendapatkan banyak masukan perihal pengembangan pondok pesantren. Menurutnya, pelestarian kitab kuning harus terus dijaga dan pemerintah daerah perlu masuk untuk memberikan dukungan.
“Insya Allah, pengalaman dan masukan dari para ulama bisa menjadi bahan pembangunan daerah ke depan,” ujar mantan walikota Tangerang Selatan dua periode ini.
Menurutnya, Pandeglang adalah kabupaten dengan julukan sejuta santri dan seribu ulama. Airin merasakan betul keramahan dan kesantunan masyarakatnya. “Pemerintah dan ulama harus seiring untuk sama-sama membangun Banten ke depan,” ujarnya.
Sekedar diketahui, Airin punya rencana program beasiswa penghafal Alquran. Dalam visi misi sebagai bakal calon gubernur, Airin pun punya program ‘Santri Inovator’ yang mendorong pemberdayaan dan penguatan ekonomi pesantren.(Red)
SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…
SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…
Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…
PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…
Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…