amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
SERANG – Bakal Calon Gubernur Banten dari Partai Golkar, Airin Rachmi Diany menyempatkan diri meninjau sentra produksi industri kreatif kerajinan gerabah tanah liat di wilayah Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang.
Kedatangan Mantan Wali Kota Tangerang Selatan dua periode itu langsung disambut oleh pemilik serta pengrajin gerabah tanah liat di sana, Jumat (15/9/2023).
Airin pun menyaksikan deretan hasil kerajinan gerabah dari tanah liat yang sudah jadi seperti gentong, pot bunga, kendi, dan yang lainnya.
Bahkan, bersama pengrajin, Airin tampak cekatan saat ikut langsung menyusun beberapa gerabah yang nantinya akan dilakukan proses pembakaran.
“Butuh berapa jam kalau buat sampai kering?” tanya Airin kepada pemilik gerabah tanah liat.
“Ini (proses pembakarannya) 2×24 jam, nanti ini kita tutup dulu oleh bata, terus dibakar sekitar 2×24 jam,” jawab Wiwi, pemilik gerabah tanah liat saat mendampingi Airin.
“Desainnya dari Ibu atau sesuai kebutuhan yang dipesan?” tanya Airin balik.
“Sesuai dengan kebutuhan yang dipesan, tapi kita juga ada yang basic,” timpal wiwi.
Airin menuturkan, pusat kerajinan gerabah tanah liat di Kabupaten Serang ini merupakan aset dan potensi ekonomi kreatif warga lokal. “Ini sangat bagus, kita berharap kerajinan gerabah ini bisa terus berkembang dan bisa menjadi daya tarik wisata,” ujarnya.
Pemilik gerabah tanah liat, Wiwi juga berterima kasih atas kehadiran Airin saat berkunjung di tempat kerajinannya.
“Kepeduliannya terhadap pengrajin lokal gerabah tanah liat, semoga Ibu Airin bisa menjadi nomor satu di Provinsi Banten, dukungan dan suport kepada pengrajin UKMM Lokal dan hasil karya lokal yang ada di bumi Banten,” ungkapnya. (red)
SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…
SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…
Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…
PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…
Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…