amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Pandeglang | Rumah Iwan (37) warga Kampung Pasir Kalili, Desa Tanjungan, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, ludes terbakar. Diduga, penyebabnya adalah korsleting listrik. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun kerugian dalam insiden kebakaran tersebut diperkirakan kurang lebih mencapai Rp80 juta. Rabu, (6/11/2019).
Iwan mengatakan, sebelum api membesar tercium bau hangus kabel terbakar di atas rumah, tidak lama kemudian api langsung membesar dan menghabiskan barang-barang yang berada di dalam rumah tanpa ada yang bisa di selamatkan. “sebelum api besar, kami sekeluarga mencium bau hangus kabel terbakar di langit-langit rumah, tidak lama kemudian api langsung membesar dan kami langsung berhamburan keluar,” katanya.
Iwan menambahkan, api menghanguskan rumah semi permanen tersebut kurang dari satu jam. “rumah habis terbakar kurang dari satu jam”, tambahnya.
Ketua Kampung Siaga Bencana (KSB) Angga Permana mengatakan, kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, namun diperkirakan kerugian mencapai 80 juta. “saat ini korban sangat membutuhkan bantuan pakaian, makanan dan alat tidur,” katanya.
Angga menambahkan, pihak saat ini belum bisa memberikan bantuan lebih. Sementara, korban akan tinggal di tempat saudaranya. “untuk saat ini, kami hanya bisa memberikan bantuan berupa matras dan selimut yang ada di lumbung KSB”, ungkapnya. (Ahmad/nji)
SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…
SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…
Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…
PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…
Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…