amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Tangsel – Sebanyak 300 siswa Sekolah Dasar di Tangerang Selatan (Tangsel) mendapatkan sosialisasi Safe Steps Kids oleh Palang Merah Indonesia (PMI).
Menurut Dodi Alfitra, Divisi PMR dan Relawai PMI Pusat ada sebanyak perwakilan 3 sekolah di Tangsel yang diberikan pelatihan edukasi secara fun learning dan simulasi bencana banjir, gempa bumi, angin topan dan kebakaran.
“Alhamdulillah selama berlangsungnya kegiatan, siswa sangat antusias, ceria, semangat dan bersahabat. Mereka melakukan simulasi bencana, jadi belajar sambil bermain,” kata Dodi.
Ketika ada bencana apa tindakan pertama sampai terkahir yang mereka lakukan. Harapannya mereka bisa mengedukasi teman-teman sebayanya mereka di sekolah.
Sementara, Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan bahwa setelah melakukan pelatihan keselamatan, tugas anak-anak nanti adalah menghafal kegiatan itu dan kemudian kasih tau kepada orangtua dan teman-teman yang tidak ikut latihan.
“Sehingga anak-anak sudah mempunyai tambahan ilmu yaitu cara-cara menyelamatkan diri jika terjadi bencana, baik kebakaran, banjir, gempa bumi dan angin topan,” jelasnya.
Diharapkan para siswa pandai pada pelajaran, tau cara penyelamatan dan siswa memiliki sikap santun.
“Tolong bantu saya untuk menciptakan sdm di Tangsel terutama anak-anak. Kita ingin mereka menjadi pemuda pemudi yang bisa memilih dan memilah mana yang baik dan yang tidak baik,” ungkapnya. (Dco)
SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…
SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…
Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…
PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…
Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…