amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Serang,- Pemkot Serang Dinilai gagal melakukan tata kota. Kegagalan itu, dilihat dari masih terjadinya banjir di sejumlah wilayah di Kota Serang.
Anggota Komisi IV DPRD Kota Serang Mad Buang yang menilai jika Pemkot Serang telah gagal dalam hal tata kelola Kota. “Banjir kemarin ini salah satu bukti kegagalan pemerintah mengelola kota,” katanya saat ditemui di DPRD Kota Serang, Jum’at (05/02/2021).
Mad Buang mengatakan, kejadian banjir yang telah terjadi di Kota Serang pada hari Rabu lalu disebabkan bukan karena luapan air sungai yang biasa terjadi. Akan tetapi juga disebabkan oleh buruknya sistem drainase yang ada di Kota Serang
“Bukan luapan air sungai tapi sistim drainase yang kurang bagus, saya melihat sistim drainase yang kurang maksimal, oleh karena itu kita berharap kedepan PUPR Kota Serang agar membenahi sistem drainase yang ada,” jelasnya.
Menurut Mad Buang, selain drainase yang kurang baik, kondisi banjir juga kian diperparah dengan banyaknya perahan-perumahan baru yang berjamuran di kota Serang.
“Di beberapa titik itu banjir diakibatkan oleh adanya perumahan-perumahan baru. Saya liat sistim drainase nya kurang begitu bagus. Makanya nanti saya cek itu UPA nya seperti apa sih, apakah memang sudah tidak sesuai. Karena kan ini salah satu fungsi swasta ya,” imbuhnya
Lebih lanjut, Mad Buang menyampaikan keprihatinannya lantaran permasalahan banjir tak kunjung usai di Kota Serang. Menurutnya untuk mengatasi permasalahan banjir tidak cukup hanya dilakukan oleh pemkot, tapi juga seluruh unsur termasuk masyarakat.
“Peran baik pemerintah, swasta dan masyarakat betul-betul diharapkan. Karena fungsi wasdalnya itu belum sepenuhnya dilaksanakan. Terutama peran serta masyarakat kan terlihat dengan adanya beberapa banjir ini diakibatkan karena drainase tidak berfungsi,” pungkasnya. (Arr)
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…
SERANG – Sektor pariwisata di kawasan pesisir barat Banten, khususnya destinasi legendaris Anyer-Carita, resmi memasuki…
SERANG - Pemerintah Kota Serang resmi melepas keberangkatan 378 jemaah haji Kloter 20 GA JKB…
PANDEGLANG - Dinas Pertanian Provinsi Banten mulai memperkuat peran Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) sebagai ujung…
PANDEGLANG - Harapan baru bagi dunia bulu tangkis Kabupaten Pandeglang mulai terbuka setelah Muhamad Syahrul,…
KOTA SERANG — Suasana penuh kebersamaan dan semangat persaudaraan mewarnai kegiatan Halal Bihalal sekaligus Pelantikan…