amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
CILEGON,- Bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) yang disalurkan oleh Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Banten diharapkan dapat membantu perekonomian masyarakat Banten di masa pandemi Covid-19. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinsos Banten Nurhana saat keliling membagikan bantuan UEP di Kecamatan Cilegon, Kota Cilegon.
Nurhana menyampaikan, bantuan UEP berbeda dengan bantuan sosial, sifatnya produktif bukan konsumtif. “Ini bukan bantuan sosial, kita beri bantuan sifatnya untuk dikembangkan sebagai modal usaha,” katanya, Jumat (26/11/2021).
Ia menyebutkan, pihaknya akan menindaklanjuti bantuan ini dengan melakukan monitoring dan evaluasi (monev) untuk memastikan bantuan dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh keluarga penerima manfaat (KPM). “Nanti kita cek di lapangan apakah bisa digunakan dengan baik, atau malah habis untuk dimakan sendiri,” ungkapnya.
Sekedar diketahui, bantuan yang diberikan merupakan bahan-bahan baku kue dan sembako yang diperuntukkan untuk usaha tata boga dan warungan senilai Rp. 2,5 juta.
Sementara itu, Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumi mengungkapkan, pihaknya mamastikan bantuan yang disalurkan Dinsos Banten memiliki kualitas yang layak untuk diberikan kepada masyarakat. “Kita pastikan kualitas bantuannya baik, berasnya bagus, alat tata boganya juga dapat digunakan dengan baik,” ujar Andika.
Ia berharap, bantuan UEP ini dapat meningkatkan taraf hidup bagi KPM terutama di masa pandemi covid-19. “Semoga bantuan ini bisa meningkatkan perekonomian masyarakat Banten kedepannya,” katanya. (nji)
Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…
SERANG – Sektor pariwisata di kawasan pesisir barat Banten, khususnya destinasi legendaris Anyer-Carita, resmi memasuki…
SERANG - Pemerintah Kota Serang resmi melepas keberangkatan 378 jemaah haji Kloter 20 GA JKB…
PANDEGLANG - Dinas Pertanian Provinsi Banten mulai memperkuat peran Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) sebagai ujung…
PANDEGLANG - Harapan baru bagi dunia bulu tangkis Kabupaten Pandeglang mulai terbuka setelah Muhamad Syahrul,…