amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
SERANG,- Sekolah Khusus (SKH) Negeri 2 Kota Serang telah menjalani Pembelajaran Tatap Muka (PTM) selama kurang lebih 2 hari terakhir. Dalam pelaksanaannya, PTM di SKH hanya dilaksanakan 2 hari dalam satu Minggu.
Kepala Sekolah SKH Negeri 2 Kota Serang, Nani Wiratni mengatakan, pihaknya telah melaksanakan PTM selama dua hari. Dalam pelaksanaannya, pihaknya membagi pembelajaran dalam dua shift.
“PTM sekarang sudah kami laksanakan. Ini hari ke 2 kami laksanakan. Setiap harinya 2 sif, pagi dan siang. Untuk TK dan SD dari jam 8 sampai jam 10 kemudian untuk SMP dan SMA dari 10.30 sampai dengan jam 12.00,” katanya saat ditemui di SKH Negeri 2 Kota Serang, Selasa (7/9/2021).
Menurutnya, orang tua sangat antusias dalam PTM. Malah mereka ingin PTM dapat berjalan normal yakni setiap harinya berjalan PTM.
“Saat ini masih dibatasi, satu siswa itu hanya dua kali datang ke sekolah untuk TK dan SD hari Senin dan Rabu sedangkan untuk SMP dan SMA Selasa Kamis. Sedangkan untuk jumat SMP dan SMA ada kelas keterampilan,” jelasnya.
Menurutnya, selama pembelajaran daring, banyak orang tua yang mengeluh. Hal itu lantaran ada beberapa orang tua yang tidak memiliki HP dan juga kesulitan sinyal.
“Selama daring kesulitannya yang pasti orang tua yang punya HP satu berebut ya adik kaka, apalagi yang tidak punya. Belum lagi kesulitan sinyal karena ada yang dari daerah,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia memastikan dalam pelaksanaan PTM, Anak-anak tetap menerapkan protokol kesehatan dan tidak menimbulkan kerumunan.
“Untuk prokesnya selalu kami bimbing, dari mulai cek suhu, cuci tangan, kemudian dibimbing ke kelas untuk tidak bergerombol, terus jaga jarak,” pungkasnya. (Arr)
SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…
SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…
Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…
PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…
Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…