amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
SERANG – Mall of Serang (MoS) dtunjuk oleh Bank Indonesia Provinsi Banten menjadi pilot project penerapan transaksi dengan QRIS di Kota Serang.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Banten, Erwin Soeriadimadja mengatakan, hingga saat ini sebanyak 60 persen dari total merchant di MoS sudah menggunakan QRIS.
“Insya Allah nanti secara bertahap bisa mencapai 100 persen, nanti kita lihat diawal tahun 2022 sudah semua menggunakan QRIS,” katanya, Rabu (17/11/2021).
Ia menjelaskan, dengan pencanangan pilot Project ini diharapkan dapat mendorong penggunaan QRIS di mal dan pasar tradisional yang ada di Kota Serang.
“Tantangan kita di MoS ini juga kan banyak pameran-pameran barang kali perlu kita dorong untuk penggunaan QRIS. Kalau sudah cukup besar penggunaan disini mudah-mudahan bisa mendorong juga ditempat lain,” ujarnya.
Ia menuturkan, hingga saat ini sudah ada 847.000 merchant pengguna QRIS di Banten. Bahkan Banten sudah masuk provinsi kelima terbesar di Indonesia. “Ini sudah cukup bagus untuk perkembangannya. Bahkan ini sudah melebihi target,” terangnya.
Meski begitu, dirinya tidak hanya mengharapkan capaian penggunaan saja, melainkan juga penggunaan QRIS sebagai digitalisasi bisa membawa ke dalam inklusi keuangan untuk pertumbuhan ekonomi yang semakin inklusif kedepan.
“Jadi di Indonesia ini ada 42 juta UMKM, dan itu harus masuk ke dalam ranah digital, supaya bisa bersaing, siap menjadi UMKM yang potensial dan menjadi UMKM yang sukses,” tuturnya.
Ia menuturkan, dari banyaknya pengguna QRIS di Banten, paling banyak pengguna yakni dari wilayah Tangerang Raya. Maka dari itu pihaknya terus mendorong penggunaan di wilayah Banten Selatan. “Nanti ada beberapa pasar tradisional yang masuk didalam program siap QRIS ini,” pungkasnya. (Arr)
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…
SERANG – Sektor pariwisata di kawasan pesisir barat Banten, khususnya destinasi legendaris Anyer-Carita, resmi memasuki…
SERANG - Pemerintah Kota Serang resmi melepas keberangkatan 378 jemaah haji Kloter 20 GA JKB…
PANDEGLANG - Dinas Pertanian Provinsi Banten mulai memperkuat peran Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) sebagai ujung…
PANDEGLANG - Harapan baru bagi dunia bulu tangkis Kabupaten Pandeglang mulai terbuka setelah Muhamad Syahrul,…
KOTA SERANG — Suasana penuh kebersamaan dan semangat persaudaraan mewarnai kegiatan Halal Bihalal sekaligus Pelantikan…