amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Pandeglang– Setelah ikut serta dalam aksi di Jakarta, tepatnya di depan Gedung DPR RI yang diikuti oleh masa aksi se-Indonesia pada 24 – 25 September 2019 lalu, kini aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Kabupaten Pandeglang akan melakukan kembali aksinya yang kini dipusatkan di Tugu jam alun-alun Pandeglang, Selasa, 1 Oktober 2019.
Ketua BEM STIA Banten Yaser Jamal Lulail mengatakan, Sejauh ini sudah ada empat Universitas di Pandeglang yang akan melakukan aksi tersebut, diantaranya UNMA Banten, STISIP Banten Raya, STIA Banten dan STAISMAN.
“Semoga segala aspirasi dari mahasiswa yang mewakili masyarakat dapat tersalurkan dan didengar oleh Wakil Rakyat” katanya, Senin (30/09).
Yaser mengatakan, tuntutan yang dibawa pada aksi kali ini masih senada yakni untuk mendesak pemerintah agar membatalkan
RUU KPK dan menolak pengesahan RUU KUHP, RUU Minerba, RUU SDA, dan RUU Pertanahan.
“Kami juga mendesak pemerintah agar mengusut tuntas kasus penembakan Mahasiswa di kendari” katanya.
Yaser berharap agar pada aksi kali ini berjalan dengan tertib dan tuntutan yang disampaikan oleh masa aksi dapat disepakati oleh ketua DPRD Kabupaten Pandeglang beserta Bupati Pandeglang.
“Semoga “mereka” mau tanda tangan diatas materai dan pihak pemerintahan bisa koperatif dalam mengamankan aksi serta menjaga keselamatan masa aksi agar tidak ada korban didalam aksi tersebut,” ujarnya. (Anggi/ARR)
SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…
SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…
Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…
PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…
Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…