amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Tangsel – Wakil Walikota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengaskan, agar masyarakat perkuat nilai toleransi sebagai dasar hidup di lingkunganya. “Seharusnya menjadi dasar hidup kita untuk memperkaya khazanah Pancasila,” kata Benyamin saat Kopdar TI (Toleransi Indonesia) di Remaja Kuring, Minggu (5/5/2020).
Tak hanya itu, Benyamin juga mengajak untuk meninggalkan apapun yang menjadi pembeda sehingga membuat rasa toleransi tersebut sulit tumbuh. “Kita lepaskan jabatan kita, pangkat kita, kekayaan kita, status kita, apapun yang selama ini membuat kita merasa jumawa, merasa lebih dari yang lain,agar tidak mengganggu dan menghambat saluran saluran toleransi, ” ungkap Benyamin.
Ia juga berharap, keluarga yang merupakan kelompok terkecil masyarakat, menjadi tempat untuk menumbuhkannilai toleransi. “Keluarga adalah pondasi dasar untuk membentuk karakter anak, saya berharap para orang tua mengajarkan nilai toleransi sejak dini,” tambahnya.
Dia menilai, bahwa Kopdar Toleransi Indonesia ini adalah sebuah upaya untuk mengembalikan nilai toleransi dalam masyarakat yang semakin pudar. ” Semoga Toleransi Indonesia dapat mempertahankan nilai-nilai toleransi Indonesia,” pungkasnya.
RFN/FTW
KOTA SERANG — Suasana penuh kebersamaan dan semangat persaudaraan mewarnai kegiatan Halal Bihalal sekaligus Pelantikan…
PANDEGLANG — Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM) Sehati Desa Cikentrung, Kecamatan Cadasari, kembali melaksanakan kegiatan…
Di TENGAH derasnya arus digitalisasi dan konvergensi media, posisi Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) kian strategis…
Pandeglang – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional yang sejalan dengan Asta Cita Presiden,…
LEBAK - Sekretaris Golkar Lebak sekaligus Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Lebak, Muammar Adi…
Kota Bekasi - Komisi I DPRD Kota Bekasi angkat bicara soal insiden longsor di Tempat…