amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Tangsel – Benyamin Davnie mengajak siswa Insan Cendikia Madani (ICM) Serpong untuk terus mengembangkan dan meningkatkan kualitas diri secara formal maupun non-formal.
Menurut Benyamin, masa produktif melatih otak dan skill adalah saat sekolah bisa dilakukan dalam kelas anak secara formal maupun diluar kelas. “Mereka mengembangkan skill melalui ruang inovasi agar kualitasnya selalu meningkat,” ujarnya saat Closing Ceremony Tzorfes Insan Cendikia Madani (ICM) Serpong pada Sabtu, 15/02/2020.
Benyamin juga memotivasi siswa dengan menyebutkan beberapa contoh anak-anak berprestasi di tanah air, salah satunya Haerul, pemuda dari Sulawesi yang merakit pesawat dengan mesin rongsokan.
“Haerul ini SD saja tidak selesai, usianya masih terbilang muda, tp sudah mampu merakit pesawat dengan mesin motor Kawasaki 150cc yang sudah rongsok. Nah, ini membuktikan bahwa kemampuan otak kita tidak bergantung pada usia. Selagi kita mampu berinovasi, jangan membatasi kemampuan diri,” tuturnya.
Benyamin berharap siswa ICM dapat menjadi penerus bangsa yang mampu bersaing dengan kehebatan zaman di masa depan.
“Tangsel butuh generasi yang nantinya mampu mengelola dan bersaing dengan dahsyat dari aspek pendidikan, ekonomi, kesehatan, sampai pemerintahan,” tukasnya.
Rfn/ftw
SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…
SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…
Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…
PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…
Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…