amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
CIPUTAT – Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan mengatakan bahwa pelatihan yang diberikan kepada pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) diharapkan dapat dimanfaatkan untuk terus meningkatkan kualitas.
Hal tersebut ia sampaikan saat menghadiri Pelatihan Kewirausahaan Mandiri UMKM, di Aula Blandongan Puspemkot Tangsel, pada Rabu (07/02/2024).
“Karena banyak sekali UMKM kita yang layak dan terkurasi dengan baik. Mereka ya ikut pelatihan packaging, pemasaran, digitalisasi, untuk peningkatan mutu dan kualitas,” ucap Pilar.
Apalagi pelaku UMKM ini yang masuk ke retail-retail besar. Oleh karenanya ada standar yang harus dipenuhi.
“Bagaimana produk-produk pelaku UMKM ini bisa dijual. Jadi kan ada standar-standar yang harus dipenuhi. Misal, sertifikasi halal lalu juga standar BPOM, NIBnya dan sebagainya,” terangnya.
Ia berharap akan semakin banyak produk-produk UMKM bisa masuk ke retail besar. Oleh karenanya peningkatan kualitas menjadi hal yang penting.
“Yang sekarang ada 17 produk sudah masuk retail, nambah 6 lagi. Alhamdulillah artinya kan untuk perusahaan besar ini syaratnya ketat sekali. Apakah mampu menjaga kualitasnya, dan persyaratan lainnya,” ungkap Pilar.
Bahkan lebih jauh, ia berharap produk tersebut tidak hanya dijual di wilayah Tangerang Selatan.
Di kesempatan itu pula, Pilar mengatakan bahwa perkembangan produk UMKM juga harus memperhatikan lingkungan. Termasuk penggunaan plastik dalam kemasan produk itu sendiri.
“Ini tidak mudah seperti membalikan telapak tangan. Mudah-mudahan kan ke depan, sudah banyak yang mengkurasi sehingga banyak yang memberikan pengetahuan bahwa kurangi masalah plastik, alternatif lain yang bisa didaur ulang,” kata Pilar.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan juga terus memfasilitasi para pelaku UMKM Agar dapat mengembangkan produknya. Mulai dari pelatihan, hingga menyambungkan dengan perusahaan-perusahaan besar.
Bersamaan dengan itu semua, dilakukan penyerahan gerobak dan timbangan untuk pelaku UMKM yang mengikuti pelatihan. (Adv)
SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…
SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…
Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…
PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…
Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…