amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Serang- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Serang menggelar simulasi tanggap bencana alam di Halaman Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Serang, Kamis (20/11/19). Simulasi tersebut melibatkan 160 peserta yang terdiri dari Tim Reaksi Cepat BPBD Kota Serang, TNI, Basarnas, Satpol PP, Dinas Perhubung, Damkar, PMI, Pramuka, Tagana, sertaTim Kesehatan Dinkes dan Mahasiswa pecinta alam.
Wakil Walikota Serang, yang juga menjadi inspektur upacara dalam apel siaga tersebut, Subadri mengatakan, pemerintah harus sedini mungkin mensosialisasikan penanganan pasca bencana kepada masyarakat.
“Kalau berbicara terkait bencana, penanganannya kewajiban kita semua” katanya saat diwawancarai kru digdayamedia.id.
Subadri juga mengatakan, di wilayah Kota Serang masyarakat harus siaga akan 5 potensi bencana yang berulang terjadi setiap tahunnya.
“Ada 5, yaitu Gempa bumi, kebakaran, kekeringan, banjir dan tanah longsor” paparnya.
Menurut Subadri, pemerintah Kota Serang berkomitmen akan terus meningkatkan kualitas SDM dari dinas-dinas terkait.
“Insyaallah tahun 2020 semua kekurangan dapat tertambahi” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Serang, Adiat mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk menyiapkan personil agar siap ketika menghadapi bencana alam.
“Indonesia secara umum, kota serang secara khusus memiliki 5 potensi bencana, termasuk gempa yang hari ini kita sosialisasikan.” katanya.
Adiat juga mengatakan, pihaknya terus berupaya mensosialisasikan potensi bencana tersebut kepada masyarakat agar masyarakat tetap waspada.
“Kedepan masyarakat harus waspada terhadap Banjir, karena akan masuk musim penghujan. Mudah-mudahan tidak terjadi, tetapi masyarakat harus tetap waspada” tandasnya. (Arr)
SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…
SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…
Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…
PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…
Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…