amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Serang,- Kondisi pasar Rau yang sepi pengunjung akhir-akhir ini yang dikeluhkan oleh sejumlah pedagang disebut bukan hanya karena adanya pandemi Covid-19. Kondisi tersebut juga dipengaruhi oleh buruknya pengelolaan pasar rau yang terjadi saat ini.
Salah seorang pedagang beras di Pasar Rau, Hasballah mengungkapkan, saat ini terdapat penurunan daya beli masyarakat. Penurunan bisa sampai 30 persen hingga 50 persen. “Dulu 1,5 sampai 2 ton per hari. Sekarang ga sampai satu ton, paling 8 kuintal,” katanya, Selasa (22/09/20)
Hasballah memenyebut, jika kondisi yang terjadi tidak semata-mata karena covid-19, melainkan karena buruknya tata kelola di pasar Rau. “Penurunan penjualan terjadi dua tahun terakhir. Faktor utamanya kondisi sih, pengelolaan pasarnya yang gak jelas,” ungkapnya.
Hasballah mengungkapkan, kondisi Pasar Rau sangat memperihatinkan. Hal tersebut terbukti dengan kondisi yang acak-acakan dan banyaknya pedagang kaki lima yang berjualan di jalan. “Kondisi pasar barbar, perhatian nya aja kurang, lihat aja kondisinya acak-acakan. Banyak pedagang yang dijalan,” katanya
Lebih lanjut, Hasballah berharap agar pemkot serang serius dalam melakukan pengelolaan dan para PKL yang berjualan di jalan dapat di tertibkan. “Kita berharap agar di rapih kan pedagang yang di luar. Kalau ada kerjasama yang bagus pasti rapih,” pungkasnya. (Arr)
SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…
SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…
Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…
PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…
Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…