amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Serang,- Pelaksanaan cek poin Covid-19 dinilai hanya menghamburkan anggaran. Hal tersebut lantaran tidak efektifnya pelaksanaan cek poin dalam menekan laju penyebaran covid-19 di Kota Serang.
Ketua Bidang Komunikasi Publik pada Satgas Penanganan Covid-19 Kota Setang, W Hari Pamungkas mengatakan, pemasangan cek point di delapan titik keluar masuk Kota Serang dinilainya tidak efektif, hal ini disebabkan karena tidak tegasnya pemerintah Provinsi Banten dalam menetapkan PSBB.
“Sekarang kita lihat yah kebijakan yang dikeluarkan oleh Provinsi Banten menetapkan PSBB, tetapi tidak membatasi arus penumpang, arus orang diterminal dan stasiun, terus kita ngapain check point? Logikanya gitu deh,” ujarnya, Selasa (29/09/20).
Hati menilai, pelaksanaan Check Point hanya akan menghabiskan anggaran serta tenaga jika tidak dibarengi dengan dibatasinya arus kendaraan Bus serta Kereta yang masuk Ke Kota Serang.
“15 ribu mobilitas orang, itu masuk ke terminal, ke setasiun, itu tidak dihentikan, tidak seperti awal pelaksanaan pandemi covid, itu di Lock semua, terminal ditutup, stasiun ditutup, gak ada pergerakan orang. Baru kita jagain mobil, efektif,” inbuhnua.
Lebih lanjut, Hari mengatakan jika posko Check Poin bisa saja diadakan kembali jika Pemerintah Provinsi sebagai pemangku kebijakan tegas dalam menutup arus kendaraan Bus dan Kereta saat diberlakukanya PSBB. “Terminal tipe A kebijakanya ada di Dinas Perhubungan Provinsi, sebagai wakil pemerintah pusat di daerah. Kalau mau Lock semua biar efektif,” pungkasnya. (Arr)
PANDEGLANG — Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM) Sehati Desa Cikentrung, Kecamatan Cadasari, kembali melaksanakan kegiatan…
Di TENGAH derasnya arus digitalisasi dan konvergensi media, posisi Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) kian strategis…
Pandeglang – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional yang sejalan dengan Asta Cita Presiden,…
LEBAK - Sekretaris Golkar Lebak sekaligus Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Lebak, Muammar Adi…
Kota Bekasi - Komisi I DPRD Kota Bekasi angkat bicara soal insiden longsor di Tempat…
Kota Bekasi — DPRD Kota Bekasi memastikan akan memperketat pengawasan terhadap kebijakan penyertaan modal pemerintah…