amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
SERANG – Setelah sebelumnya Youtuber dan Desainer Rio Purba mengkritik desain Logo HUT ke-14 Kota Serang, kini desainer lokal asal Kota Serang juga menyampaikan hal yang sama. Kritikan itu bermula dari dugaan plagiat logo dari HUT Kabupaten Pandeglang.
Desainer logo Asal Kota Serang, Andi Suhud T mengatakan, terdapat banyak sekali kemiripan dari logo HUT Kota Serang dengan logo HUT Kabupaten Pandeglang yang ke 143 dan 144.
“Kalau kita lihat angka satu nya itu sama persis dengan logo hut Kabupaten Pandeglang yang ke 143, baik dari segi bentuk dan komposisi warnanya juga sama,” katanya, Minggu (8/8/2021)
Pria yang menjadi desainer resmi prangko Habibie Ainun itu pun menjelaskan, selain karena kemiripannya, originalitas logo juga disangsikan lantaran ada pihak yang mengklaim bahwa logo yang ia buat sangat mirip dengan logo HUT Kota Serang ke 14.
“Tindakan plagiasi sangat tidak dibenarkan dalam industri kreatif, apalagi diselenggarakan oleh pemerintah dan akan digunakan sebagai logo resmi HUT Kota serang ke 14,” jelasnya
Padahal, lanjut Andi, originalitas sendiri menjadi poin pertama yang disyaratkan dalam perlombaan yang dibuat oleh panitia. Iapun menyesalkan kejadian yang terjadi dan menyayangkan arogansi dari penyelengara yang justru membatah nya.
“Seharusnya penyelenggara mengakui apabila pihaknya telah kecolongan dan menganulir hasilnya apabila peserta tidak mempu menunjukan bukti yang kongkrit. Bukan justru membantahnya,” jelasnya.
Lebih lanjut Andi menjelaskan jika kejadian kecolongan itu lumrah terjadi pada perhelatan lomba logo baik di tingkat lokal, nasional maupun internasional. Untuk itu, seharusnya sikap panitia pelaksana melakukan kroscek apabila ada dugaan plagiarisme.
“Sikap panitia seharusnya lebih gentel dan mengakui kekeliruan yang telah terjadi dan justru tidak arogan dengan membantah hal yang sudah jelas terjadi,” tandasnya. (Arr)
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…
SERANG – Sektor pariwisata di kawasan pesisir barat Banten, khususnya destinasi legendaris Anyer-Carita, resmi memasuki…
SERANG - Pemerintah Kota Serang resmi melepas keberangkatan 378 jemaah haji Kloter 20 GA JKB…
PANDEGLANG - Dinas Pertanian Provinsi Banten mulai memperkuat peran Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) sebagai ujung…
PANDEGLANG - Harapan baru bagi dunia bulu tangkis Kabupaten Pandeglang mulai terbuka setelah Muhamad Syahrul,…
KOTA SERANG — Suasana penuh kebersamaan dan semangat persaudaraan mewarnai kegiatan Halal Bihalal sekaligus Pelantikan…