amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
SERANG – Ketua Pengurus Pusat Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) sekaligus bakal Calon Gubernur Banten, Airin Rachmi Diany menjadikan Pendidikan sebagai salah satu yang sangat penting untuk ditingkatkan terutama di Provinsi Banten.
Demikian disampaikan Airin ketika menjawab persoalan masyarakat di tengah polemik program Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dengan sistem zonasi, Serang, Rabu (2/8/2023).
Menurut Airin, terdapat tiga solusi yang dapat mampu menjawab persoalan PPDB sistem zonasi untuk Sekolah SMA atau SMK yakni membangun Sekolah baru, menambah ruang kelas, dan memberikan Beasiswa kepada siswa langsung.
“SMA dan SMK persoalannya muncul di PPDB zonasi ini solusinya ada tiga,
satu, membangun sekolah baru, dengan catatan tidak boleh mematikan Sekolah swasta di sekitarnya, kedua, menambah ruang kelas, tapi dua hal ini butuh waktu dua tahun atau satu tahun,” jelas Airin.
Karena, kata Airin, pengalamannya selama menjabat sebagai Wali Kota Tangsel, bangunan Sekolah SD/Inpres dan SMP telah menjadi dua sampai tiga lantai.
“Saya dorong Anak-anak agar Sekolah pagi, karena daya tangkap Anak Sekolah pagi jauh lebih baik daripada yang Sekolah siang, itu yang saya lakukan,” ujarnya
Kemudian, yang ketiga, konsep yang akan ditawarkan oleh Airin adalah beasiswa bagi Anak di Provinsi Banten yang bersekolah di swasta.
“Bapak Ibu mungkin berpikir, masuk sekolah negeri karena biayanya murah, kualitasnya baik, tetapi kalau di Sekolah swasta kita kasih beasiswa per siswa, dengan catatan bahwa kualitasnya mesti dijaga oleh Sekolah swasta,” katanya
Airin mengatakan, penting beasiswa di berikan langsung kepada siswa, baik di Sekolah swasta maupun madrasah.
“Itu pengalaman dan sudah dijalankan di Tangsel, ada 90 SMP yang kita kerjasama dengan Pemkot untuk beasiswa, jadi saya sudah punya contohnya dan kita bisa lakukan di Provinsi Banten,” imbuhnya. (red)
PANDEGLANG — Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM) Sehati Desa Cikentrung, Kecamatan Cadasari, kembali melaksanakan kegiatan…
Di TENGAH derasnya arus digitalisasi dan konvergensi media, posisi Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) kian strategis…
Pandeglang – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional yang sejalan dengan Asta Cita Presiden,…
LEBAK - Sekretaris Golkar Lebak sekaligus Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Lebak, Muammar Adi…
Kota Bekasi - Komisi I DPRD Kota Bekasi angkat bicara soal insiden longsor di Tempat…
Kota Bekasi — DPRD Kota Bekasi memastikan akan memperketat pengawasan terhadap kebijakan penyertaan modal pemerintah…