amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Serang kini tengah intens mengupayakan produk kopi asli daerah menuju pasar nasional. Peningkatan kualitas kopi baik dari segi rasa, aroma dan sertifikat halal menjadi prioritas utama.
Berdasarkan data tahun 2021, Kabupaten Serang memiliki lahan perkebunan kopi seluas 1.941 hektare yang tersebar di berbagai kecamatan.
Namun yang kini intens memproduksi kopi ialah Desa Cikolelet, Kecamatan Cinangka dengan nama produk Cikopi, Desa Mekarsari, Kecamatan Cinangka dengan kopi Mekarsari dan Desa Citaman, Kecamatan Ciomas dengan kopi Dadaman.
Kopi olahan warga Cinangka dan Ciomas dinilai memiliki potensi tinggi untuk bisa menembus pasar nasional. Dengan cita rasa dan aroma yang khas, kopi tersebut dinilai bakal mampu bersaing dengan produk kopi lainnya di pasaran.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Serang Zaldi Dhuhana mengatakan, untuk mewujudkan hal tersebut, saat ini para petani kopi dengan pendampingan serta pembinaan yang intens bersama Distan terus berupaya menciptakan rasa dan aroma kopi yang konsisten dan pas.
Selain itu, Distan juga terus mengawal proses pengurusan sertifikat halal yang tengah ditempuh para produsen olahan kopi lokal di Pemerintah Provinsi Banten.
“Kita terus mendorong para petani kopi, agar produk kopi khas Kabupaten Serang mampu dipasarkan secara nasional,” kata Zaldi.
Untuk menunjang serta membuka peluang usaha yang lebih menjanjikan, pihaknya melalui bidang perkebunan berencana membuat program satu desa satu produk.
Produk hasil bumi khas warga Kabupaten Serang ini tidak hanya kopi, ada juga cengkeh seperti di Desa Pangarengan, Kecamatan Bojonegara.
Selain itu, ada pula lada, kakao, kelapa dan pala. Program satu desa satu produk ini akan dikemas dengan konsep agrowisata, dengan anggaran minimal Rp200 juta untuk satu desa.
“Nanti kami bakal ajukan agar mendapat dukungan anggota dewan, sehingga program ini dapat terlaksana dan membawa manfaat untuk masyarakat,” ungkapnya. (adv)
SERANG – Sektor pariwisata di kawasan pesisir barat Banten, khususnya destinasi legendaris Anyer-Carita, resmi memasuki…
SERANG - Pemerintah Kota Serang resmi melepas keberangkatan 378 jemaah haji Kloter 20 GA JKB…
PANDEGLANG - Dinas Pertanian Provinsi Banten mulai memperkuat peran Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) sebagai ujung…
PANDEGLANG - Harapan baru bagi dunia bulu tangkis Kabupaten Pandeglang mulai terbuka setelah Muhamad Syahrul,…
KOTA SERANG — Suasana penuh kebersamaan dan semangat persaudaraan mewarnai kegiatan Halal Bihalal sekaligus Pelantikan…
PANDEGLANG — Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM) Sehati Desa Cikentrung, Kecamatan Cadasari, kembali melaksanakan kegiatan…