amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
BERITA

Duh, Rumah Janda di Kota Serang Rusak Berat, Sering Kebanjiran Karena Atap Bocor

Serang,- Nasib malang dialami Asna Wati, janda anak tiga yang tinggal di Lingkungan Cipare Ranjeng Jaya, Kelurahan Cipare, Kecamatan Serang, Kota Serang. Asna dan seorang anaknya tinggal di rumah yang sudah tidak layak.

 

Rumah Asna berada tepat di samping rumah kosong. Beberapa waktu lalu, rumah kosong itu roboh dan menimpa rumah Asna. Akibatnya, rumah Asna mengalami retak-retak pada bagian dinding dan genteng berjatuhan.

 

Sepeninggal suaminya tiga tahun lalu, Asna Wati hanya tinggal bersama anak bangsunya yang sudah berumur 27 tahun. “Yang dua sudah berkeluarga, ibu jualan sayuran,” katanya saat ditemui di rumahnya, Selasa (03/11/20).

 

Asna mengatakan, dirinya sangat sedih apablila musim penghujan tiba. Karena, air rembesan dari genteng yang bocor seringkali membuat rumahnya kebanjiran.

 

“Bocor disebelah sini, itu saya tampung pake ember, kadang kalau hujan sampe banjir. Itu kompor aja sampe saya payungin pak, takut basah,” katanya sambil menunjuk ke arah kompor yang dimaksud.

 

Asna mengaku sering pergi kerumah tetangga apabila hujan tiba. Pasalnya ia merasa ketakutan jika berada didalam rumah ketika hujan deras datang. “Takut aja kalau hujan gede, kadang saya pergi ke rumah tetangga,” katanya.

 

Meskipun banyak kerusakan, Asna tidak mampu memperbaiki lantaran tidak memiliki biaya untuk memperbaikinya. Selain itu, hingga kini dirinya belum pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah untuk pembangunan rumah. “Gak pernah dapet bantuan, paling sembako korona,” tandasnya.

 

Sementara itu, Ketua Rt Cipare Ranjeng Jaya, Agus Hidayat mengatakan, kondisi rumah Asna Wati saat ini makin mengkhawatirkan. Hal tersebut karena rumah kosong yang berada persis disamping rumah Asna roboh.

 

“Rumah ibu asnawati terkena dampaknya karena ada getaran. Tembok rumah bu Asna Wati retak-retak dibagian atas dan juga bagian gentengnya juga kena. ” imbuhnya.

 

Agus mengaku sangat prihatin dengan kondisi yang dialami ibu Asna. Ia pun berencana akan mengajukan bantuan rehab rumah tidak layak huni (RTLH) ke Pemkot Serang.

 

“Kondisinya memang memperihatinkan, belum pernah mendapatkan bantuan bedah rumah dari pemerintah. Nanti akan kita coba ajukan untuk program RTLH ke kelurahan,” pungkasnya

admin

Recent Posts

Matangkan Persiapan Jelang Asah Terampil Nasional, Kontingen KTNA Banten Bidik Prestasi Terbaik untuk Tanah Jawara

SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…

3 minggu ago

Lepas Kontingen KTNA ke Gorontalo, Gubernur Andra Soni: Bawa Pulang Prestasi dan Terapkan Ilmu untuk Kemajuan Pertanian Banten

SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…

4 minggu ago

Pandeglang Dominasi Kontingen Banten di PENAS XVII Gorontalo, Pemda Beri Dukungan Penuh

Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…

4 minggu ago

Tanpa Laporan Polisi, Korban Bersama Rekannya Berhasil Amankan Terduga Curanmor

PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…

4 minggu ago

Saat Harga Kebutuhan Pokok Meningkat, 410 KPM di Kelurahan Pandeglang Terima Beras Bulog dan Minyak Goreng

Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…

4 minggu ago

Pemasangan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang No 3 Timbulkan Kemacetan Hingga 1 Kilometer

PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…

2 bulan ago