amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Pemilu atau yang sering kita kenal dengan pemilihan umum adalah kegiatan rutin yang dilakukan di Indonesia tiap lima tahun sekali.
Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) pemilu adalah pemilihan yang dilakukan serentak oleh seluruh rakyat suatu negara (untuk memilih wakil rakyat dan sebagainya). Menurut UU No 17 tahun 2017 pemilu adalah sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat yang rahasia, jujur, dan adil dalam NKRI berdasarkan Pancasila.
Dalam sejarahnya, pemilu yang ada di Indonesia banyak sekali persoalan-persoalan yang dapat dijadikan pelajaran.
“Maka dari itu kami melakukan penelitian secara langsung dengan wawancara agar mengetahui secara faktual tentang pemilu yang terjadi di Indonesia. Secara pelaksanaan pemilu 2019 memiliki aturan yang sangat rumit karena penghitungan suara sangat Panjang dan membuat penyelenggara juga membuat kelelahan,” ungkap masyarat yang ada di Kota Serang yang tidak mau disebutkan namanya.
Dalam cnnindonesia.com tercatat bahwa ada 895 jiwa meninggal dunia dan 5.175 orang sakit akibat beban kerja berlebih, selain itu tercatat ada ribuan TPS harus melakukan pemungutan suara ulang akibat pengiriman logistik tidak tepat waktu.
Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa benar pemilu yang ada di tahun 2019 mengalami permasalahan. Bahkan dalam website dkpp.go.id anggota DKPP, Dr. Alfitra Salam angkat bicara mengenai kelemahan pemilu 2019 menurutnya, kelemahan pemilu 2019 adalah keserentakannya.
”Pada pemilu tahun 2019 menjadi sejarah kelam pemilu di Indonesia karena pertama kalinya pilpres dan pileg di lakukan serentak. yang di maksud oleh Alfitra mungkin saja itu, karena jika di lakukan pertama kali maka pasti banyak kesalahan yang ditimbulkan,” katanya.
Pendapat di atas tidak jauh berbeda dengan pendapat salah seorang masyarakat Kota Serang, Ardi. Kalau pemilu di tahun 2019 ia rasa baik juga, hanya saja ada beberapa kekurangan dalam hal ini di TPS nya terutama di bagian saksi dan panitianya tidak sejalan ada kerancuan dalam pelaksanaannya.
Sesuai fakta yang ada di Indonesia saksi pemilu belum mendapatkan pemahaman yang baik terkait dengan sistem pemilu, dalam UU No 7 tahun 2017, bahwa Bawaslu diberikan amanat untuk memberikan pelatihan saksi pemilu.
Dengan adanya UU tersebut maka diharapkan saksi mendapatkan pelatihan yang sesuai agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. Dengan demikian dapat ditarik kesimpulan bahwa pemilu 2019 banyak memakan korban akibat kelelahan.
Namun, selain dari korban jiwa, pemilu 2019 mempunyai anggaran yang cukup banyak yaitu sebanyak 24,9 triliyun.
Dengan anggaran yang sangat banyak tidak menutup kemungkinan banyak masalah yang terjadi tentunya berkaitan dengan uang. Pemilu sebelumnya diadakan di tahun 2019 yang artinya pemilu selanjutnya akan dilaksanakan pada tahun 2024, isu yang beredar pada pemilu 2024 akan dilaksanakan secara serentak yang dimana dilaksanakan di dua bulan yang berbeda tepat nya pada bulan februari dan bulan November.
Pemilu tahun 2019 telah menjadi sejarah dalam pemilu yang ada di Indonesia, dan juga akan menjadi sejarah juga untuk pemilu 2024 yang akan datang dengan sistem yang baru, dengan begitu kita sebagai masyarakat Indonesia harus bisa menghadapi kondisi tersebut dengan baik karena mungkin saja banyak sekali masalah yang akan terjadi, salah satu nya berhubungan dengan anggaran.
Seperti data yang telah di sampaikan di atas, anggaran yang akan dikeluarkan begitu banyak maka kita harus bersiap-siap. Selain itu ada rumor yang mengatakan bahwa di tahun 2023 Indonesia akan mengalami krisis ekonomi. Dengan pengeluaran untuk pemilu yang sangat besar dan rumor yang beredar maka kita masyarakat Indonesia harus bersiap dengan kemungkinan yang mungkin saja bisa terjadi, kemungkinan itu bisa saja berdampak dengan kenaikan harga kebutuhan pokok yang ada di Indonesia. Sehingga berdampak juga pada hal yang lainnya seperti kenaikan harga kebutuhan pokok.
Hal itu akan membuat masyarakat Indonesia resah. Selain tentang anggaran ada juga hal lain yang membuat pemilu 2024 diprediksi akan memunculkan persoalan. Yaitu bisa menyebabkan permusuhan yang terjadi antara pendukung partai politik secara besar besaran.
Karena dengan banyaknya partai berarti banyak sekali calon dewan atau bahkan calon presiden yang membutuhkan suara untuk memenangkan pemilu pada tahun 2024. Bahkan mungkin saja permusuhan itu sampai ke level masyarakat yang paling kecil yaitu antara sesama sanak-keluarga dan suami-istri.
Hal ini bisa terjadi jika dalam satu keluarga berbeda kepada siapa akan mendukungnya. Permusuhan antarsesama masyarakat Indonesia jelas sama sekali tidak sesuai dengan sila Pancasila yang ke tiga, yaitu Persatuan Indonesia.
Nah itu dia beberapa permasalahan pemilu yang sekarang, apapun keadaan politik yang berkaitan dengan pemilu kita sebagai masyarakat Indonesia harus bisa bersikap professional.
Siapapun yang nanti kita dukung dan siapapun yang nanti akan terpilih maka kita harus menerimanya dengan hati yang tulus, dan semoga hal hal yang buruk tidak akan terjadi, dan juga semoga siapapun yang terpilih bisa menjalankan amanah dengan baik dan bisa bertanggung jawab atas segalanya. Gunakan hak pilih dengan baik ya teman-teman.
Ditulis oleh:
Alita Harya Afrilian, Ima Muslimah, Siti apriliya, Ipat Ramadani, Rossa Amelia, Linda Aulia, Nova qurota’ayun. Azzhar hayatunnisa dalam Kelompok Kajian Politik Program Studi Administrasi Publik Universitas Bina bangsa.
SERANG – Sektor pariwisata di kawasan pesisir barat Banten, khususnya destinasi legendaris Anyer-Carita, resmi memasuki…
SERANG - Pemerintah Kota Serang resmi melepas keberangkatan 378 jemaah haji Kloter 20 GA JKB…
PANDEGLANG - Dinas Pertanian Provinsi Banten mulai memperkuat peran Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) sebagai ujung…
PANDEGLANG - Harapan baru bagi dunia bulu tangkis Kabupaten Pandeglang mulai terbuka setelah Muhamad Syahrul,…
KOTA SERANG — Suasana penuh kebersamaan dan semangat persaudaraan mewarnai kegiatan Halal Bihalal sekaligus Pelantikan…
PANDEGLANG — Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM) Sehati Desa Cikentrung, Kecamatan Cadasari, kembali melaksanakan kegiatan…