amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Purwakarta- Sosial media saat ini di gemparkan dengan perbincangan adanya fenomena ‘Hujan’ batu raksasa di Desa Sukamulya, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Kejadian tersebut terjadi pada Selasa siang, (8/10/19).
Ungahan-ungahan foto tersebut memperlihatkan batu-batu raksasa menipah halaman dan rumah warga, sehingga banyak rumah warga yang rusak parah dilansir dari detik.com.
Diduga kuat fenomena ini terjadi akibat ledakan dinamit atau blasting yang dilakukan oleh PT. Mandiri Sejahtera Sentra (MSS) selaku tambang batu di lokasi tersebut.
Tercatat ada tujuh rumah dan satu madrasah rusak parah, namun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Direktur Teknik PT. MSS. Bambang Yudaka mengatakan, saat terjadi ledakan, sirine tanda bahaya telah berbunyi agar warga bisa menyelamatkan diri. Pada ledakan batu yang ke dua, hujan batu terjadi dan menimpa rumah warga.
“Saya harus selesaikan ini secepatnya, kami harus bertanggung jawab, apalagi rumah yang rusak”. Ujarnya.
Diketahui, PT. Mandiri Sejahtera Sentra (MSS) memiliki luas are 41,6 hektare dan sudah berjalan selama bertahun-tahun. (Anggi/ARR)
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…
SERANG – Sektor pariwisata di kawasan pesisir barat Banten, khususnya destinasi legendaris Anyer-Carita, resmi memasuki…
SERANG - Pemerintah Kota Serang resmi melepas keberangkatan 378 jemaah haji Kloter 20 GA JKB…
PANDEGLANG - Dinas Pertanian Provinsi Banten mulai memperkuat peran Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) sebagai ujung…
PANDEGLANG - Harapan baru bagi dunia bulu tangkis Kabupaten Pandeglang mulai terbuka setelah Muhamad Syahrul,…
KOTA SERANG — Suasana penuh kebersamaan dan semangat persaudaraan mewarnai kegiatan Halal Bihalal sekaligus Pelantikan…