amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
BERITA

Festival Kebudayaan Tanara, Perkuat Wisata Religi di Kabupaten Serang

SERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) terus memperkuat Kecamatan Tanara sebagai kawasan wisata religi Syeikh Nawawi Albantani. Salah satunya dengan menggelar Festival Kebudayaan Tanara yang dimulai Kamis (12/1/2023).

“Tanara ini punya historis, punya sejarah, untuk diangkat menjadi daerah wisata religi, ini luar biasa. Karena kita tahu, punya nama besar Syeikh Nawawi Al Bantani, nah ini yang akan kita angkat,” ujar Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah saat diwawancara wartawan.

Festival Kebudayaan Tanara menampilkan berbagai kegiatan. Mulai dari qasidah, tari ringkang jawari, marawis, silat kaserangan, kajian kitab kuning, talkshow, workshop kerajinan, bazzar UMKM, dan donor darah. Festival dilaksanakan di Taman Alquran Tanara, Kecamatan Tanara. Kegiatan inti dilaksanakan pada Tanggal 12, 21, dan 28 Januari 2023.

Menurut Tatu, dalam mengembangkan wisata religi, pihaknya bekerja sama dengan Universitas Gajah Mada (UGM), dan sejumlah perguruan tinggi di Banten. “Seperti yang selalu saya sampaikan bahwa pembangunan di Kabupaten Serang kami punya konsep pentahelix. Ada keterlibatan dunia industri atau pengusaha, pemerintah itu sendiri, perguruan tinggi dan kawan-kawan media . Harus satu kesatuan,” ujar Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Banten ini.

Banyak hal yang akan dilakukan Pemkab Serang dalam pengembangan wisata halal atau wisata religi. “Terutama yang terpenting adalah ilmu yang diberikan oleh Syeikh Nawawi Al Bantani yaitu kitab kuning. Harus kita lestarikan dan di Kabupaten Serang, semua pondok pesantren tentunya menggunakan kitab kuning, dan harus menjadi pelajaran yang bisa di ikuti oleh masyarakat umum,” ujarnya.

Proses pembangunan Pusat Kajian Kitab Kuning Syeikh Nawawi terus dilakukan. Dimulai dari penyediaan lahan. “Namun tidak kalah penting, kita persiapkan dulu sumber daya manusianya dulu. Masyarakatnya harus siap secara kultur dan kepeduliannya terhadap lingkungan dalam pengembangan wisata religi,” ujarnya.

Wisata Religi Tanara diproyeksikan menjadi wisata yang terintegrasi ke kawasan ziarah Banten Lama di Kota Serang. Menurut Tatu, kawasan Kabupaten Serang bagian utara, yaitu Kecamatan Tanara, Pontang, dan Tirtayasa didorong untuk menjadi wisata kebudayaan Islam, keilmuan melalui kajian kitab kuning, dan kuliner.

“Di sini punya potensi daerah perikanan, dalam hal kulinernya kita dorong supaya ekonomi bergerak. Kemudian daya tarik dari nama besar Syeikh Nawawi Albantani, bukan hanya di Indonesia, bisa mengundang wisatawan mancanegara Timur Tengah,” ujarnya.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UGM, Arie Sujito mengapresiasi Pemkab Serang yang telah melakukan kolaborasi dengan UGM dalam menyelesaikan berbagai persoalan di masyarakat. Kolaborasi sudah dilakukan Pemkab Serang dengan UGM, dan sejumlah perguruan tinggi di Banten.

“Kabupaten Serang ini punya sumber daya yang luar biasa. Kami ingin menguatkan kolaborasi, dan menguatkan partisipasi masyarakat. Sekarang kita bangkit dan menumbuhkan UMKM. Saya ucapkan terima kasih atas upaya Pemerintah Kabupaten Serang untuk terus bersinergi dengan perguruan tinggi,” ujarnya. (red)

admin

Recent Posts

Siap Hadirkan Kemewahan Bintang 5 di Pesisir Pantai, Mövenpick Resort Carita Resmi Dibuka

SERANG – Sektor pariwisata di kawasan pesisir barat Banten, khususnya destinasi legendaris Anyer-Carita, resmi memasuki…

1 minggu ago

378 Jemaah Haji Kota Serang Resmi Dilepas, Tiga Orang Tunda Keberangkatan

SERANG - Pemerintah Kota Serang resmi melepas keberangkatan 378 jemaah haji Kloter 20 GA JKB…

1 minggu ago

Distan Banten Tingkatkan Kapasitas Penyuluh Swadaya demi Pertanian Berkelanjutan

PANDEGLANG - Dinas Pertanian Provinsi Banten mulai memperkuat peran Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) sebagai ujung…

2 minggu ago

Nahkodai PBSI Pandeglang Periode 2026–2030, Muhamad Syahrul Siap Gali Potensi Atlet Daerah

PANDEGLANG - Harapan baru bagi dunia bulu tangkis Kabupaten Pandeglang mulai terbuka setelah Muhamad Syahrul,…

2 minggu ago

Halal Bihalal dan Pelantikan Pengurus DPP-DPD KESTI TTKKDH di Kota Serang, Perkuat Sinergi Menuju Indonesia Emas

KOTA SERANG — Suasana penuh kebersamaan dan semangat persaudaraan mewarnai kegiatan Halal Bihalal sekaligus Pelantikan…

1 bulan ago

Perawatan Rutin Pamsimas KKM Sehati, Warga Cikentrung Semakin Terjamin Akses Air Bersih

  PANDEGLANG — Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM) Sehati Desa Cikentrung, Kecamatan Cadasari, kembali melaksanakan kegiatan…

1 bulan ago