amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
SERANG,- Forum Komunikasi Guru Pendidikan Agama Islam (FKGPAI) Kota Serang mendatangi ruangan walikota Serang, Syafrudin. Mereka meminta kuota untuk formasi Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Ketua FKGPAI Kota Serang Asep Solihin mengatakan, selama ini para guru agama di Kota Serang tidak pernah mendapatkan hak tersebut, berbeda dengan guru umum lainnya.
“Karena kami ingin suara kami ini di dengar, minimal ada lah (PPPK). Kan banyak guru agama yang sudah lama mengabdi untuk mengajar. Makanya kami mau minta untuk dimasukkan ke PPPK,” katanya, Jumat (24/12/2021).
Ia mengatakan, guru PAI merupakan tenaga pendidik yang mengajarkan dan memberikan ilmu agama. Sehingga patut dan perlu untuk Pemerintah Kota Kota memperhatikan nasib para guru PAI tersebut.
“Bahkan kami ini multitalenta. Kalau tidak ada guru kelas, ya kami bisa. Tapi kenapa guru PAI tidak ada formasinya,” ucapnya.
Ia mengatakan semua yang disampaikan sesuai dengan fakta yang ada, dan bukan mengada-ada. Selama ini nasib para guru PAI di Kota Serang sebagian besar bukan merupakan aparatur sipil negara (ASN).
“Kami berbicara tidak ngawur, sesuai, dan kami punya data, jelas. Kalau pun nanti dibuktikan, memang jelas datanya. Kota Serang itu tidak ada formasi PPPK, makanya kami audiensi agar diakomodir,” tuturnya.
Sementara itu, Wali Kota Serang Syafrudin enggan berkomentar. “Nanti saja,” ucap dia siangkat. (Arr)
SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…
SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…
Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…
PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…
Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…