amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Serang,- Harga Bawang putih di Pasar Induk Rau mengalami kenaikan hingga dua kali lipat dan menyebabkan minimnya daya beli masyarakat. Hal tersebut, karena minimnya pasokan bawang putih dari Jakarta.
Salah satu pedagang di pasar induk Rau, Odi (35) mengungkapkan, kenaikan harga tersebut sudah terjadi selama seminggu yang lalu dari harga 30 menjadi 60 ribu. ” Soalnya bawang putih kan impor ya, nah itu lagi kosong sekarang jadi mahal,” ujarnya, Selasa (11/02/20).
Odi juga mengungkapkan, kenaikan harga bawang putih tersebut mengakibatkan turunnya daya beli masyarakat. “Sebelumnya sehari bisa menjual hingga 2 karung per hari, tapi semenjak naik hanya bisa menjual 1 karung,” tandasnya
Sementara itu, Sekretaris Diskoperindag kota Serang, TB M Suherman mengungkapkan, berdasarkan laporan yang diterima sejak musim hujan bulan Desember 2019 sampai Januari 2020 harga bawang putih sudah mengalami kenaikan. “Tapi kalau melihat cuaca yang terang ini, kita optimis untuk cabe merah dan cabe keriting sudah mulai harganya stabil,” ujarnya.
Menangapi hal tersebut, lanjut Suherman, pihaknya akan melakukan rapat koordinasi dan melaporkan ke menteri perdagangan. “Setelah ini diharapkan nanti solusi apa yang ditawarkan oleh pemerintah baik pusat maupun pemerintah kabupaten/kota provinsi agar harga ini tidak terlalu terlampau naik. Sedangkan kalau untuk melakukan operasi pasar itu menjadi jalan alternatif yang terakhir,” ungkapnya.
Ia juga menjelaskan, kenaikan harga bawang putih kemungkinan ada hubungannya dengan virus Corona, karena di kota Serang sendiri untuk bawang putih masih impor. “Dampaknya terasa pada kenaikan bawang putih,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Ia mengatakan kalau cabe mayoritas hasil lokal yang dikirim selain daerah sekitar Serang Banten juga dapat kiriman dari Sukabumi, Bogor, Bandung untuk disuplai ke pasar induk, lalu dari Pasar induk ke pasar Rau. ” Sejauh ini bawang putih masih ada ketergantungan dan sebagiannya tidak seluruhnya dari impor,” jelasnya. (Arr)
SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…
SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…
Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…
PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…
Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…