amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
SERANG – Sejumlah wilayah di Kota Serang di musim hujan ini diterjang banjir. Salah satunya, di Perumahan Taman Widya Asri. Walikota Serang Syafrudin meninjau lokasi penyebab banjir di perumahan tersebut.
Saat meninjau, Syafrudin didampingi Kepala DPUPR Kota Serang M. Ridwan, Kepala Diskominfo sekaligus Plt Kepala Bappenda Kota Serang Hari W Pamungkas dan anggota DPRD Kota Serang fraksi Demokrat serta sejumlah pejabat Pemerintahan Kota (Pemkot) Serang.
Wali Kota Serang Syafrudin menyampaikan, pada tanggal 3 Februari Taman Widya Asri ini terkena banjir yang menerjang 70 kepala keluarga warga tersebut. Ia juga melihat langsung penyebabnya adalah penyempitan pada saluran kali yang ada disekitar perumahan tersebut, penyempitan serta ada pembuatan rumah dibantaran kali. “Saya memohon kepada warga agar membangun rumah jangan sampai mepet dengan kali. Karena itu tanah negara, bukan tanah depelover,” ujar Wali Kota Serang Syafrudin kepada awak media.
Kemudian, lanjut dia, masih banyaknya sampah masyarakat yang dibuang sembarangan ke kali. “Ini juga penyebab banjir,” tambahnya.
Wali Kota Serang berharap, pada masyarakat sekitar untuk menormalisasi yang bekerjasama dengan Pemkot Serang. “Kita bersama-sama normalisasi kemudian kita keruk dan lainnya,” jelasnya. (Ars)
SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…
SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…
Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…
PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…
Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…