amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
SERANG,– Warga di jalan Sayabulu, Kelurahan Serang, Kecamatan Serang mengeluhkan kondisi jalan yang kembali berlubang. Karena, ruas jalan itu merupakan akses jalan alternatif menuju Jalan Raya Serang-Pandeglang dan selalu ramai dilalui kendaraan karena melintasi sejumlah kawasan perumahan.
Jalan ini belum ditambal sulam. Musim hujan membuat jalan kembali berlubang sehingga membahayakan pengguna jalan. Apalagi pada malam hari karena minimnya lampu penerangan jalan.
“Jalan ini membahayakan pengendara, termasuk saya sering mengalaminya ketika pulang pergi dari kantor menuju rumah. Kalau lewat Kebon Jahe kan jauh dan kadang macet di jembatannya, dan saya sering lewat sini ,” kata Fikram, warga yang kerap melintasi jalan tersebut, Rabu (1/12/2021).
Apalagi sekarang musim hujan, tak pelak lubang-lubang tersebut sering tergenang air, sehingga tak terlihat dari kejauhan oleh pengendara. “Akibatnya banyak pengendara yang kejebak kena lubang, dan berpotensi kuat jatuh korban kecelakaan,” ucapnya.
Senada disampaikan warga lainnya bernama Ucu. Ia juga mengeluhkan yang sama. Ia sering kejebak terkena lubang ketika melewati ruas Jalan tersebut.
“Saya berharap Wali kota Serang segera memerintahkan instansi terkait untuk secepatnya memperbaiki lubang karena dikhawatirkan menimbulkan korban jiwa. Tolong lah, jangan sampai nunggu korban jiwa baru dibangun. Minimal pemeliharaan jalan dengan tambal atau gimana lah. Yang penting pengendara aman dan selamat,” ucapnya. (Arr)
SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…
SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…
Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…
PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…
Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…