amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
BERITA

Ketahanan Pangan Modal Dasar Kekuatan Negara

Ketahanan nasional adalah keuletan dan daya tahan kita dalam menghadapi segala ancaman, baik yang datang dari luar maupun dalam, yang langsung maupun tidak langsung membahayakan kelangsungan hidup negara dan bangsa Indonesia.

Ketahanan nasional tentunya sangat penting bagi sebuah negara dalam menghadapi ancaman, tantangan dan hambatan yang ada. Jiwa ketahanan nasional adalah persatuan dan kesatuan. Negara akan bertahan jika memiliki ketahanan nasional yang mumpuni.

Dari segi ideologi, hal yang paling mendasar bagi kehidupan bangsa adalah masih banyaknya orang-orang yang tidak mengetahui ideologi itu apa. Pada dasarnya ideologi ini penting bagi kelangsungan hidup bangsa.

Tapi di luar sana khususnya di lingkungan kita sendiri masih banyak orang-orang yang tidak mengamalkan ideologi secara sungguh-sunggguh. Bahkan mirisnya masih banayak orang-orang yang tidak memahami apa itu idelogi.

Jika semakin banyak orang yang tidak mengamalkan idelogi dalam kehidupan sehari-hari. Maka ketahanan nassional akan terancam dari dalam, karena banyaknya orang yang tidak paham idelogi sehingga bermunculan perilaku-perilaku yang tidak sesuai dengan norma-norma yang ada pada ideologi kita.

Salah satu ketahanan nasional yang belum seutuhnya berjalan, bisa kita lihat dari masih banyaknya angka kemiskinan di lingkungan sekitar. Kemiskinan itu membuat kelaparan, dan masih banyaknya pengemis yang belum tersentuh oleh pemerintah. Selain itu, banyaknya pengangguran dan sulitnya mencari lowongan pekerjaan bisa menggangu perekonomian kita menjadi tidak stabil.

Tidak meratanya bantuan pemerintah belum di atasi dengan serius. Utang negara yang semakin melonjak Ketika pendapatan negara kita melemah adalah sebuah hal yang belum sesuai dengan ketahanan nasional. Kekurangan bahan pokok, sehingga kita mengimport bahan pokok dari luar negri. Susahnya mendapatkan bibit, seperti yang di katakan petani, dan harga jual gabah yang sangan murah.

Ketahanan pangan artinya kondisi di mana seorang bisa mengakses makanan dengan praktis. Gizi jelek, kebodohan, dan semacamnya akibat rendahnya ketahanan pangan, secara langsung Mengganggu pembangunan nasional. Juga menciptakan ketahanan nasional yang rendah. Sudah disebutkan sebelumnya, ketahanan nasional mengakibatkan penduduk sebagai aset terpenting negara.

Jadi, sebelum mengakibatkan kedaruratan pada umat manusia. Kurangnya ketahanan pangan dan kelaparan harus diperbaiki terlebih dahulu. Saat seseorang lapar mereka tidak bisa berpikir secara jernih dan lebih banyak mengarah pada radikalisme. Ketika seseorang menderita malgizi harapan hidup mereka rendah dan tentunya mengurangi angka harapan hidup manusia yang dapat berkontribusi pada negara.

Ditulis oleh:

Ilham Dwi Nurohman, Andini, Yusuf Wijaya, Iman Faturohman Dalam Kelompok Kajian Pancasila Program Studi Teknik Sipil Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Bina Bangsa

admin

Recent Posts

Siap Hadirkan Kemewahan Bintang 5 di Pesisir Pantai, Mövenpick Resort Carita Resmi Dibuka

SERANG – Sektor pariwisata di kawasan pesisir barat Banten, khususnya destinasi legendaris Anyer-Carita, resmi memasuki…

7 hari ago

378 Jemaah Haji Kota Serang Resmi Dilepas, Tiga Orang Tunda Keberangkatan

SERANG - Pemerintah Kota Serang resmi melepas keberangkatan 378 jemaah haji Kloter 20 GA JKB…

1 minggu ago

Distan Banten Tingkatkan Kapasitas Penyuluh Swadaya demi Pertanian Berkelanjutan

PANDEGLANG - Dinas Pertanian Provinsi Banten mulai memperkuat peran Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) sebagai ujung…

2 minggu ago

Nahkodai PBSI Pandeglang Periode 2026–2030, Muhamad Syahrul Siap Gali Potensi Atlet Daerah

PANDEGLANG - Harapan baru bagi dunia bulu tangkis Kabupaten Pandeglang mulai terbuka setelah Muhamad Syahrul,…

2 minggu ago

Halal Bihalal dan Pelantikan Pengurus DPP-DPD KESTI TTKKDH di Kota Serang, Perkuat Sinergi Menuju Indonesia Emas

KOTA SERANG — Suasana penuh kebersamaan dan semangat persaudaraan mewarnai kegiatan Halal Bihalal sekaligus Pelantikan…

4 minggu ago

Perawatan Rutin Pamsimas KKM Sehati, Warga Cikentrung Semakin Terjamin Akses Air Bersih

  PANDEGLANG — Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM) Sehati Desa Cikentrung, Kecamatan Cadasari, kembali melaksanakan kegiatan…

1 bulan ago