amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
BERITA

Kisah Guru Bersihkan Kutu Muridnya, Aksinya Direspon Warganet

Kisah seorang guru Sekolah Dasar (SD) membagikan pengalamannya dengan salah satu muridnya yang memiliki masalah kesehatan di kepalanya. Cerita tersebut membuat heboh warganet.

Pasalnya, murid SD tersebut memiliki banyak sekali kutu di kepalanya.
Dalam video yang dibagikan oleh akun TikTok zeraazzahra pada 30 Agustus, pemilik akun yang merupakan seorang guru di Sekolah Dasar yang berlokasi di Mojogedang, Karanganyar, Jawa Tengah tersebut, merekam seorang murid perempuan yang duduk di kelas 4 SD.

Ini bermula ketika pemilik akun memperhatikan salah satu muridnya yang terus-menerus menggaruk kepalanya dari balik jilbab.

Saat ditanya, bocah perempuan itu hanya menjawab karena kepalanya gatal. Setelahnya, pemilik akun mendapat laporan dari teman yang duduk di belakang murid tersebut bahwa ia melihat kutu yang keluar dari jilbabnya.

Melihat hal serupa, pemilik akun pun memutuskan untuk membuka jilbab muridnya dan mengeceknya.

Tak disangka, ia menemukan banyak sekali kutu dan telur kutu di setiap helai rambut murid perempuan tersebut, bahkan sampai menumpuk.

Tak hanya itu, bau tak sedap juga tercium saat pemilik akun membuka jilbab muridnya.

“Pada saat kegiatan belajar-mengajar di kelas, ada anak kelas 4 yang kedapatan garuk-garuk pada saat pelajaran. Saat saya tanyain, kenapa nak kok garuk-garuk terus kepalamu? Katanya gatel, bu,” ujar pemilik akun.

“Kemudian teman yang di belakangnya ngomong ke saya, bu itu kutunya jalan. Terus aku lihat, eh ternyata bener. Kutunya keluar dari jilbab anak tersebut. Terus aku kepo, aku buka jilbabnya. Kemudian aku dapati ternyata banyak banget kutu dan juga telur kutu, itu banyak banget sampai nyumpel-nyumpel. Pada waktu aku buka jilbabnya itu, baunya Masya Allah. Sampai bener-bener apek banget,” imbuhnya.

Tak tega melihatnya, ia pun memanggil guru-guru perempuan lainnya untuk meminta bantuan.

Guru tersebut pun dengan telaten menyisiri rambut muridnya dan memangkas sedikit rambutnya untuk dirapikan serta agar mudah saat menyisir.

Sebelum disisir, pemilik akun menggunakan kapur barus untuk membuat kutu-kutu tersebut mati.

Terekam banyak sekali kutu yang berjatuhan di jilbab milik murid tersebut yang dijadikan alas.

“Kemudian aku meminta bantuan bu guru lainnya untuk nyisirin rambutnya pakai suri dan juga kita kasih obat kapur barus karena mendadak. Katanya kapur barus itu bisa bikin mati, tapi bener bikin kutunya mati juga,” tambah pemilik akun.

Setelah diperhatikan, keadaan muridnya tersebut sungguh mengenaskan karena terlalu banyak kutu dan telur kutu yang bersarang di kepalanya. Bahkan kutu-kutu itu juga berjalan hingga ke baju seragam.

Menurut keterangan, bagian leher murid itu juga ditemukan beberapa bercak darah, entah karena digigit kutu atau darah kutu itu sendiri yang mati saat digaruk.

Saat ditanyai keadaan orang tuanya, murid perempuan tersebut mengaku bahwa ibunya tahu tentang kondisi kepalanya ini.

Namun, murid itu mengatakan sang ibu sibuk bekerja sehingga tak punya waktu untuk mengurusinya. Kemungkinan besar, hal ini terjadi karena kutu tersebut tidak ditangani dengan cepat sehingga terus berkembang biak di dalam rambutnya.

Unggahan yang telah dilihat sebanyak lebih 21,6 juta penayangan dan disukai sebanyak lebih dari 1,2 juta kali oleh sesama pengguna TikTok ini pun menuai beragam komentar.

“Ibu gurunya baik banget,” tulis akun c1nnufus.

“Kasihan banget adeknya,” komentar eranitri.

admin

Recent Posts

Perawatan Rutin Pamsimas KKM Sehati, Warga Cikentrung Semakin Terjamin Akses Air Bersih

  PANDEGLANG — Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM) Sehati Desa Cikentrung, Kecamatan Cadasari, kembali melaksanakan kegiatan…

24 jam ago

KPI Independen, Adaptif, dan Berkeadilan, Meneguhkan UU, Mendorong Co-Regulation

Di TENGAH derasnya arus digitalisasi dan konvergensi media, posisi Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) kian strategis…

2 minggu ago

Polsek Cadasari Bersama Petani Gelar Panen Jagung Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Pandeglang – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional yang sejalan dengan Asta Cita Presiden,…

3 minggu ago

Islah Bupati dan Wakil Bupati Lebak Disambut Positif, Golkar Optimis Pembangunan Makin Solid

LEBAK - Sekretaris Golkar Lebak sekaligus Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Lebak, Muammar Adi…

3 minggu ago

Longsor TPST Bantargebang, Komisi I DPRD Kota Bekasi Desak Evaluasi Kerja Sama

Kota Bekasi - Komisi I DPRD Kota Bekasi angkat bicara soal insiden longsor di Tempat…

1 bulan ago

Banggar DPRD Kota Bekasi Awasi Ketat Penyertaan Modal BUMD

Kota Bekasi — DPRD Kota Bekasi memastikan akan memperketat pengawasan terhadap kebijakan penyertaan modal pemerintah…

1 bulan ago