amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Bekasi – Komisi I DPRD Kota Bekasi tancap gas! Hari ini, komisi yang dipimpin Murfati Lidianto, S.E., M.A., itu menggelar rapat kerja lanjutan untuk membedah Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun 2024.
Bertempat di ruang rapat DPRD, pembahasan berlangsung mendalam dan penuh catatan kritis. Hadir dalam forum ini Kepala Satpol PP Kota Bekasi, Karto, S.IP., M.Si., beserta jajaran, serta Plt. Kepala Bagian Tata Pemerintahan, Heni Setiowati, S.T., M.Si.
“Kami tidak sekadar membahas angka dan program. LKPJ ini harus jadi momentum koreksi dan perbaikan pelayanan publik,” tegas Murfati dalam pembukaan rapat.
Komisi I menyoroti langsung soal transparansi anggaran dan efektivitas pelaksanaan program. Evaluasi ketat diarahkan pada OPD yang dinilai belum optimal menjalankan program sesuai target. Murfati mengingatkan, kebijakan Pemkot harus lebih menyentuh masyarakat, bukan sekadar rutinitas tahunan.
“Program jangan hanya bagus di atas kertas. Harus terukur, tepat sasaran, dan membawa manfaat nyata untuk warga Bekasi,” tandasnya.
Sejumlah rekomendasi strategis disepakati dalam forum ini. Mulai dari peningkatan sinergi lintas instansi dan masyarakat, penajaman kebijakan anggaran, hingga percepatan realisasi program-program yang sempat mandek di tahun sebelumnya.
Komisi I memastikan, mereka tak akan berhenti di rapat ini saja. Pemantauan dan evaluasi akan terus digelar demi memastikan setiap kebijakan Pemkot Bekasi membawa dampak nyata bagi kemajuan kota dan kesejahteraan rakyatnya.
SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…
SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…
Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…
PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…
Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…