amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
SERANG,- Puluhan perwakikan masyarakat asal Kampung Pasir Gadung Wadas, Kecamatan Taktakan, Kota Serang melakukan aksi di depan Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Serang, Kamis (14/10/2021).
Mereka menuntut agar Pemkot Serang melakukan pembangunan infrastruktur dan memberikan kompensasi terhadap masyarakat yang terkena dampak langsung mengenai kerjasama tersebut.
Ketua Koordinator Masyarakat Kampung Pasir Gadung Wadas, Ali Udin mengatakan, warga menagih janji kepada Pemkot Serang terkait pembuangan sampah Pemkot Tangsel. “Karena sejak Februari (pemkot serang) berjanji akan melakukan pembangunan dan memberikan perhatian kepada masyarakat sekitar TPAS. Tapi sampai sekarang belum terpenuhi,” katanya.
Untuk itu, masyarakat mencoba untuk mengingatkan dengan cara melakukan aksi di Puspemkot Serang, dengan harapan Wali Kota Serang dan para pejabat ingat atas janji-janjinya kepada masyarakat.
“Jadi kami ini hanya mengingatkan kembali, bukan menentang. Tolong tepati janji-janjinya kepada masyarakat di sekitar TPAS Cilowong,” ucapnya.
Ia menjelaskan, jarak antara Kampung Pasir Gadung Wadas dengan TPAS Cilowong cukup hanya sekitar 100 meter. Namun, hingga saat ini ketika kerja sama sudah berjalan belum ada perhatian kepada masyarakat sekitar.
“Dalam hal ini kami menuntut agar proses kompensasi dampak negatif segera dicairkan. Karena sudah satu bulan pembuangan sampah telah dilakukan,” ujarnya.
Kemudian, Pemkot Serang telah menjanjikan pembangunan atau penataan TPAS Cilowong akan dilakukan sebelum kerja sama itu berjalan. “Tapi kenyataannya tidak, malah dibuang dulu baru pembangunan. Dan itu sudah melanggar perjanjian awal kami dulu dengan pemkot serang,” tuturnya.
Masyarakat juga, kata dia, menuntut kesejahteraan yang pernah dijanjikan oleh Pemkot Serang.Seperti lowongan pekerjaan bagi masyarakat sekitar yang belum memiliki pekerjaan.
“Jadi tolong prioritaskan lowongan kerja itu kepada masyarakat pasir gadung wadas,” pungkasnya. (Arr)
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…
SERANG – Sektor pariwisata di kawasan pesisir barat Banten, khususnya destinasi legendaris Anyer-Carita, resmi memasuki…
SERANG - Pemerintah Kota Serang resmi melepas keberangkatan 378 jemaah haji Kloter 20 GA JKB…
PANDEGLANG - Dinas Pertanian Provinsi Banten mulai memperkuat peran Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) sebagai ujung…
PANDEGLANG - Harapan baru bagi dunia bulu tangkis Kabupaten Pandeglang mulai terbuka setelah Muhamad Syahrul,…
KOTA SERANG — Suasana penuh kebersamaan dan semangat persaudaraan mewarnai kegiatan Halal Bihalal sekaligus Pelantikan…