amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
PANDEGLANG – Kotnraktor proyek bangunan SMKN 14 Pandeglang mengancam akan membongkar kembali bangunannya. Itu lantaran belum adanya pembayaran dari Pemerintah Provinsi Banten atas proyek tersebut.
Seorang kontraktor, Azis MS mengungkapkan, dirinya merasa geram karena belum mendapatkan pembayaran pekerjaan perbaikan salah satu Gedung SMK Negeri 14 Pandeglang meski pengerjaannya sudah selesai sejak Januari lalu.
Azis MS mengatakan ia sudah melakukan berbagai upaya agar pekerjaan segera dibayar, Akan tetapi jawaban yang ia dapatkan baik dari Kepala Sekolah maupun Dinas Pendidikan Provinsi Banten malah tidak jelas.
“Apa yang saya lakukan karena ada permintaan dan perintah, tapi saat pembayaran malah tidak jelas” kata Azis sambil menunjukan bukti pekerjaan yang ia dokumentasikan. Minggu, (2/5/2021).
Dengan kejadian yang ia alami, Azis menyayangkan sikap Dinas Pendidikan Provinsi Banten yang sudah menyepelekan haknya. “Saya sudah bekerja dengan baik, tapi hak saya tidak pernah diberikan” ungkapnya.
“Saya tunggu itikad Baik Dinas Pendidikan Provinsi Banten, kalau dalam satu Minggu ini tidak ada pembayaran, saya akan bongkar lagi hasil pekerjaan saya” lanjut Azis geram
Sementara itu Asep Saepul, Kepala Sekolah SMK Negeri 14 Pandeglang mengatakan ia sudah kordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Banten. “Saya sudah kordinasi Kabid SMK, terkait pembayaran, pekan depan saya mau ke dinas bertemu langsung,” kata Asep saat di konfirmasi melalui pesan WhatsApp.
“Nanti apa kesepakatannya untuk pembyaran saya sampaikan. Yang penting saya mah bagaimana pa kabid segera ambil keputusan untuk pembayaran,” tutup Asep.
SERANG – Sektor pariwisata di kawasan pesisir barat Banten, khususnya destinasi legendaris Anyer-Carita, resmi memasuki…
SERANG - Pemerintah Kota Serang resmi melepas keberangkatan 378 jemaah haji Kloter 20 GA JKB…
PANDEGLANG - Dinas Pertanian Provinsi Banten mulai memperkuat peran Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) sebagai ujung…
PANDEGLANG - Harapan baru bagi dunia bulu tangkis Kabupaten Pandeglang mulai terbuka setelah Muhamad Syahrul,…
KOTA SERANG — Suasana penuh kebersamaan dan semangat persaudaraan mewarnai kegiatan Halal Bihalal sekaligus Pelantikan…
PANDEGLANG — Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM) Sehati Desa Cikentrung, Kecamatan Cadasari, kembali melaksanakan kegiatan…