amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
SERANG,- Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) geram dengan pelaku yang diduga melakukan tindakan korupsi pengadaan lahan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 7 Tangerang Selatan (Tangsel) tahun anggaran 2017.
WH mengatakan, perilaku korupsi yang dilakukan sangat menghambat visi dan misi dirinya dalam meningkatkan mutu pendidikan di Provinsi Banten. “Kita visi misi buat pendidikan, malah dikorupsi. Kalau gua tahu, gua jitak duluan,” katanya, Rabu (8/9/2021).
Bahkan ia menyatakan jika perilaku orang yang korupsi itu sudah tidak memiliki nurani. Untuk itu ia meminta agar KPK mengusut tuntas tindakan tersebut hingga ke akar-akarnya.
“Mereka orang yang udah nggak punya nurani dan hatinya tidak nggak punya rasa. Sikat saja, kalau saya bisa sikat, sikat duluan. Sudah tahu duluan minta selesaikan,” imbuhnya.
Terkait isu penggeledahan kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Banten, dirinya mengaku tidak mendapatkan laporan. Meski demikian, WH mendukung penuh langkah penindakan korupsi yang dilakukan KPK.
“Nggak ada, saya tanya Dindik nggak ada. Saya nggak tahu. Gak apa-apa geledah saja. Takut juga tuh orang yang nggak bermoral. Kita mau bangun sekolah malah nggak benar, kita sepakat itu, tidak terima harusnya sudah jadi sekolah itu,” terangnya. (Arr)
PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…
Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…
SERANG – Sektor pariwisata di kawasan pesisir barat Banten, khususnya destinasi legendaris Anyer-Carita, resmi memasuki…
SERANG - Pemerintah Kota Serang resmi melepas keberangkatan 378 jemaah haji Kloter 20 GA JKB…
PANDEGLANG - Dinas Pertanian Provinsi Banten mulai memperkuat peran Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) sebagai ujung…