amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
SERANG,- Lima kabupaten kota di Provinsi Banten belum bisa melaksanakan vaksinasi anak berusia 6 sampai 11 tahun. Hal itu lantaran belum memenuhi syarat yang telah ditentukan oleh Kementerian Kesehatan.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Ati Pramuji Hastuti mengatakan, ada beberapa persoalan yang menyebabkan lima wilayah itu tidak dapat melaksanakan vaksinasi anak.
“Ada yang capaian vaksinasi tahap pertama di beberapa wilayah yang masih rendah dan ada juga beberapa wilayah yang capaian vaksinasi bagi lainnya yang belum mencapai target yang telah ditetapkan oleh kementrian kesehatan,” katanya, Minggu (26/12/2021)
Ia mengatakan, ada tiga wilayah yang capaian vaksinasi tahap pertamanya yang masih sangat rendah. Ke tiga wilayah itu yakni Kabupaten Serang, kabupaten Pandeglang dan kabupaten Lebak.
“Kabupaten Serang baru 47 persren, kemudian Kabupaten Pandeglang 51,2 persen dan kabupaten lebak 59 persen. Kondisi itu membuat ke tiga wilayah itu tidak dapat melaksanakan vaksinasi anak,” katanya.
Selain karena capaian vaksinasi tahap pertama yang masih rendah. Ada juga 2 wilayah yang tida dapat melaksanakan vaksinasi anak lantaran tidak memenuhi syarat untuk capaian vaksinasi lansia.
“Dua wilayah itu ialah Kota Serang yang capaian vaksinasi lansianya masih ada di angka 46 persen dan Kota Cilegon capaian vaksinasi lansianya baru diangka 43,51 persen,” jelasnya.
Lebih lanjut, pihaknya akan mengejar capaian vaksinasi agar pada tahun 2022 mendatang dapat melaksanakan vaksinasi anak.
“Tentu kami akan melakukan jemput bola untuk mengejar capaian vaksinasi. Khususnya vaksinasi lansia,” tandasnya.(Arr)
SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…
SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…
Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…
PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…
Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…