amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
CIPUTAT – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) gencar kampanyekan imunisasi balita untuk menciptakan generasi masa depan menjadi sumber daya manusia (SDM) yang unggul di tahun 2045 mendatang.
Wali Kota Tangerang Selatan , Benyamin Davnie, menegaskan bahwa imunisasi menjadi salah satu upaya pemerintah menyiapkan Generasi Emas Tahun 2045, dimana di tahun itu, generasi yang masih balita saat ini akan menjadi generasi yang produktif dan memegang kendali masa depan Indonesia.
Oleh karenanya pentingnya imunisasi sejak dini akan membentuk membentuk daya tahan tubuh balita menjadi lebih kuat dan sehat dimasa dewasanya nanti.
“Coba bayangkan kalau anak kita tidak diimunisasi hari ini, 20 tahun lagi mereka akan kalah dengan teman-temannya yang sudah diimunisasi, karena daya tahan tubuhnya berbeda. Ini pentingnya imunisasi untuk generasi emas 2045 mendatang,” ujar Benyamin dalam kegiatan Pekan Imunisasi Dunia yang diselenggarakan Dinas Kesehatan Kota Tangsel, di ruangan Blandongan, Puspemkot Tangsel (17/05/2024).
Benyamin menegaskan, di tahun 2045, anak-anak yang saat ini masih berusia balita di tahun tersebut akan mencapai usia produktifnya. Oleh sebab itu Benyamin menyampaikan agar imunisasi digalakkan dan dianggap penting oleh masyarakat Tangsel.
“Kalau anak-anak kita yang lucu-lucu saat ini tidak diimunisasi hari ini, bagaimana nanti di tahun 2045? Saat Indonesia emas? Kita mungkin sudah dikuburan, tapi anak-anak kita, mereka sedang mencapai usia produktifnya” jelasnya.
Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel, dr Allin Hendalin Mahdaniar mengatakan, capaian imunisasi pada triwulan 1 di Tangsel sudah mencapai 50,4%.
“Berdasarkan aplikasi Sehat Indonesiaku (ASI), capaian imunisasi usia 0-11 bulan di triwulan 1 tahun 2024 sudah mencapau 50,4% dan imunisasi balita lengkap usia 12-23 bulan di triwulan 1 tahun 2024 sudah mencapai 32,53 persen,” jelasnya. (Adv)
PANDEGLANG — Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM) Sehati Desa Cikentrung, Kecamatan Cadasari, kembali melaksanakan kegiatan…
Di TENGAH derasnya arus digitalisasi dan konvergensi media, posisi Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) kian strategis…
Pandeglang – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional yang sejalan dengan Asta Cita Presiden,…
LEBAK - Sekretaris Golkar Lebak sekaligus Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Lebak, Muammar Adi…
Kota Bekasi - Komisi I DPRD Kota Bekasi angkat bicara soal insiden longsor di Tempat…
Kota Bekasi — DPRD Kota Bekasi memastikan akan memperketat pengawasan terhadap kebijakan penyertaan modal pemerintah…