amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
BERITA

Pandji Kecil, Sempat Jualan Lemper dan Gemblong

Siapa sangka, Pandji Tirtayasa yang saat ini menjadi wakil bupati Serang, pernah menjalani masa kecil yang belum berkecukupan. Bahkan, Pandji pernah berjualan lemper dan gemblong untuk membantu ekonomi keluarganya.

Pandji bercerita, saat itu ayahnya bekerja sebagai tentara rakyat dan memiliki dua bintang setelah berhasil ikut perang kemerdekaan tahun 1945 dan perebutan Irian Jaya. “Dua bintang ini hanya didapatkan oleh pejuang yang ikut perang, makanya keluarga di rumah suka ditinggal jauh sama ayah untuk tugas. Termasuk pernah ke Irian Barat, ditugaskan berperang mempertahankan kedaulatan Republik Indonesia,” ujar Pandji saat bersilaturahmi dengan wartawan, Selasa (7/7/2020).

Selama ayahnya bertugas berperang memperebutkan dan mempertahankan kemerdekaan, maka secara finansial, kondisi ekonomi keluarganya berkurang. Apalagi, akses pengiriman uang pada zaman tersebut belum tersedia seperti sekarang.

“Jadi selama ayah tugas berperang, Ibu juga jualan kayu bakar dan saya jualan lemper dan gemblong untuk menambah penghasilan di rumah,” kata pria kelahiran Waringinkurung, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang ini.

Berdasarkan pengalaman yang sering ditinggalkan kepala keluarga, Pandji pun mendapat pesan dari ayahnya. Yakni harus memiliki pekerjaan yang memiliki waktu luang lebih banyak untuk keluarga. “Kami diminta agar fokus mengajari anak mengaji dan ibadah secara fokus agar menjadi orangtua secara utuh,” tuturnya.

Ia mengaku, mulai tahun 1965 baru bisa hidup secara normal seperti keluarga lainnya dengan ekonomi dan kebutuhan mulai tercukupi. Saat itu, ayahnya sudah kembali dari medan perang. “Saat itu, ayah sudah mulai tidak tugas bolak-balik ke berperang sehingga kebutuhan bisa terpenuhi,” ujar ayah dari empat anak dan satu istri ini.

Pandji menjelaskan, ayahnya meninggal karena insiden tabrak lari, saat akan salat magrib berjamaah ke masjid. “Alhamdulillah sebelum meninggal ayah tidak memiliki riwayat penyakit yang berat, jadi keluarga sudah ikhlas saat ayah meninggal pada usia 86 tahun,” ucapnya.

Sekadar diketahui, Pandji Tirtayasa lahir pada tanggal 12 Januari 1954 di Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang. Ia merupakan putri asli Kabupaten Serang dari pasangan Ma’mun dan Siti Atikah. Kini ia menjabat sebagai wakil bupati Serang mendampingi Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah. (Imat)

admin

Recent Posts

Matangkan Persiapan Jelang Asah Terampil Nasional, Kontingen KTNA Banten Bidik Prestasi Terbaik untuk Tanah Jawara

SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…

4 bulan ago

Lepas Kontingen KTNA ke Gorontalo, Gubernur Andra Soni: Bawa Pulang Prestasi dan Terapkan Ilmu untuk Kemajuan Pertanian Banten

SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…

4 bulan ago

Pandeglang Dominasi Kontingen Banten di PENAS XVII Gorontalo, Pemda Beri Dukungan Penuh

Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…

4 bulan ago

Tanpa Laporan Polisi, Korban Bersama Rekannya Berhasil Amankan Terduga Curanmor

PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…

4 bulan ago

Saat Harga Kebutuhan Pokok Meningkat, 410 KPM di Kelurahan Pandeglang Terima Beras Bulog dan Minyak Goreng

Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…

4 bulan ago

Pemasangan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang No 3 Timbulkan Kemacetan Hingga 1 Kilometer

PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…

5 bulan ago