amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
SERANG,- Tragedi berdarah terjadi di Pasar Rau yang berujung pembacokan terhadap Ahmad Setiadi alias Acil (26). Pada kejadian itu, acil menderita 13 luka bacokan hingga meninggal dunia.
Diketahui, para pelaku merupakan residivis Curanmor, judi dan narkoba. Kasat reskrim Polres Serang Kota, AKP Muhammad Nandar menjelaskan, motif penganiayaan terhadap acil dilatarbelakangi oleh masalah sepele. “Berawal dari permasalahan remeh, dari saling mengolok-olok,” katanya saat menggelar ekspos di Polres Serang Kota, Rabu (24/3/2021)
Nandar mengatakan, mulanya Yani yang merupakan teman korban berselisih dengan salah satu tersangka yakni Jibul. Yani dianiaya oleh jibul lantaran mengejek teman wanita Jibul yakni Ega. “Pada hari Jum’at terjadi penganiayaan terhadap Yani, kemudian Yani mengadukan hal tersebut kepada Acil,” jelasnya.
Setelah itu, lanjut Nandar, Ega melakukan provokasi terhadap para korban untuk melakukan pertemuan tempat yang telah ditentukan. “Penganiayaan (terhadap Yani) berujung pada undangan rombongan korban untuk datang ke terminal cangkring pada Sabtu 20 Maret 2021. Undangan direspon oleh rombongan korban. Acil, Juli dan Yani datang ke terminal Cangkring untuk menyelesaikan masalah,” imbuhnya.
Namun, Lanjut Nandar, setibanya rombongan Acil di lokasi, para pelaku langsung melakukan penganiayaan terhadap Acil dan juga Juli yang berujung pembacokan terhadap keduanya di Pasar Rau. “Ini terjadi di dua TKP, pertama terjadi di terminal Cangkring terjadi penganiayaan terhadap Acil sehingga melarikan diri ke Pasar RAU,” terangnya.
Lebih lanjut, Nandar mengatakan, sampai saat ini pihaknya sedang mencari salah satu barang bukti yang telah dibuang oleh nana berupa golok yang digunakan untuk membacok Acil dan Juli. “Ini alat yang digunakan (Apud) yang dibuang di sekitaran TKP. Hingga kini kami masih mencari barang bukti yang digunakan oleh Nana alias Bauk. Pembacokan dilakukan spontanitas, para pelaku mengambil golok yang ada di salah pedagang (ayam) di pasar RAU, ” terangnya. (Arr)
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…
SERANG – Sektor pariwisata di kawasan pesisir barat Banten, khususnya destinasi legendaris Anyer-Carita, resmi memasuki…
SERANG - Pemerintah Kota Serang resmi melepas keberangkatan 378 jemaah haji Kloter 20 GA JKB…
PANDEGLANG - Dinas Pertanian Provinsi Banten mulai memperkuat peran Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) sebagai ujung…
PANDEGLANG - Harapan baru bagi dunia bulu tangkis Kabupaten Pandeglang mulai terbuka setelah Muhamad Syahrul,…
KOTA SERANG — Suasana penuh kebersamaan dan semangat persaudaraan mewarnai kegiatan Halal Bihalal sekaligus Pelantikan…