amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
SERANG- Relawan Kebencanaan Banten menilai pemerintah gagap tangani banjir Banten. Pemerintah diminta untuk menyelesaikan pokok permasalahan yang mengakibatkan banjir.
Salah satu Relawan Banten, Nana menjelaskan bahwa banyak faktor yang harus dievaluasi oleh pemerintah sehingga masyarakat tahu,
penyebab banjir juga diakibatkan oleh masyarakat karena buang sampah yang dapat menyumbat sungai Cibanten.
“Tapi yang pasti sejak tahun 1974 tidak pernah ada banjir sedahsyat banjir kali ini, justru itu terjadi semenjak bangunan sindangheula ada,” kata Nana, Minggu (6/2/2022).
Ia menegaskan, barangkali banyak orang kemudian mencurigai ada sesuatu yang salah dari pengelolaan bendungan Sindangheula melalui operator BBWS3C itu salah, kita pikir karena sejak tahun kemaren belum pernah ada banjir sebesar dan sedahsyat kali ini.
“Kita bisa lihat ada yang rusak dan memicu kecepatan air segala macem sehingga akibatnya sangat luar biasa,
Ini jadikan pembelajaran kalau memang kapasitasnya yang hanya 9 juta kubik, nah bagaimana caranya agar over kapacity dari bendungan singdangheula itu tidak lagi bermasalah, mereka paling tahulah metode paling aman untuk mengatasi itu,”ucapnya
Harusnya Kita belajar dari bendungan katulampa,ya walaupun jakarta banjir gitu tapi sudah ada sistem yang di bangun katulampa bahwa ngasih selalu ada informasi hari ini melepas air berapa sekian kubik, kawasan terdampaknya di mana mana dan itu yang kita butuhkan di sistem bendungan singdangheula.
“Pas kejadian tidak ada peringatan apapun yang di sampaikan oleh pemerintah baik kota ataupun provinsi maupun bendungan sindangheula sendiri,” tandasnya.
SERANG – Sektor pariwisata di kawasan pesisir barat Banten, khususnya destinasi legendaris Anyer-Carita, resmi memasuki…
SERANG - Pemerintah Kota Serang resmi melepas keberangkatan 378 jemaah haji Kloter 20 GA JKB…
PANDEGLANG - Dinas Pertanian Provinsi Banten mulai memperkuat peran Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) sebagai ujung…
PANDEGLANG - Harapan baru bagi dunia bulu tangkis Kabupaten Pandeglang mulai terbuka setelah Muhamad Syahrul,…
KOTA SERANG — Suasana penuh kebersamaan dan semangat persaudaraan mewarnai kegiatan Halal Bihalal sekaligus Pelantikan…
PANDEGLANG — Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM) Sehati Desa Cikentrung, Kecamatan Cadasari, kembali melaksanakan kegiatan…