amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
BERITA

Pemkab Serang Optimis Target BPHTB Rp 117 M Tercapai

SERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) optimis target perolehan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) tahun 2019 tercapai. Hingga saat ini realisasinya sudah mencapai 86,43 persen.

 

Kepala Bapenda Kabupaten Serang, Deddy Setiadi menuturkan, bahwa untuk target penerimaan BPHTB tahun 2019 sebesar Rp 117 miliar. Sedangkan untuk realisasi pajak BPHTB sampai dengan saat ini senilai Rp101 miliar atau sebesar 86,43 persen. “Target di murni itu Rp113 miliar dan perubahan Rp117 miliar, mudah-mudahan ada waktu 10 hari lagi bisa terealisasi sesuai dengan target. Kalau melihat potensi bisa tercapai sesuai target, hanya saja ada kendala non teknis terkait persyaratan Notaris atau PPAT. Kalau masuk selesai Desember ini, kalau tidak di Januari 2020 nanti,” ungkap Deddy. Hal itu, diungkapkan Deddy saat Rapat EValuasi pengelolaan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) Kabupaten Serang tahun 2019 di The Jayakarta Villas Anyer pada rabu (18/12/2019). Rapat evaluasi tahunan tersebut dibuka oleh Wakil Bupati (Wabup) Serang, Pandji Tirtayasa.

 

Deddy juga mengungkapkan, angka target BPHTB tahun 2019 mengalami peningkatan dibanding pada tahun sebelumnya. Untuk target tahun 2018 lalu sebesar Rp110 miliar dengan jumlah realisasi Rp128 miliar atau 117 persen. “Oleh sebab itu, melihat capaian dan pertumbuhan yang signifikan tersebut. Kami, menaikan target dari pajak BPHTB pada APBD 2019 menjadi Rp117 miliar,” terang Deddy.

 

Sedangkan terkait rapat evaluasi yang dilaksanakan, pihaknya juga optimis dengan membangun sinergitas dengan para PPAT kedepan dengan potensi pendapatan lebih di optimalkan. Oleh karena itu, pada kesempatan tersebut pihaknya mengapresiasi pembahasan problematika dalam pengelolaan pajak BPHTB. “Sehingga kita dapat menemukan solusi yang akan terbaik guna mengoptimalkan pendapatan asli daerah dari sektor BPHTB,”paparnya.

 

Ia menambahkan, dalam pengelolaannya Bapenda mengimplementasikan pelayanan BPHTB secara online guna meningkatkan akuntabilitas dalam pengelolaan BPHTB. Implementasi pengelolaan secara online ini meliputi mulai dari proses pelaporan SSPD (surat setoran pajak daerah) BPHTB dari PPAT sampai dengan proses pembayarannya. “Dengan begitu diharapkan setiap pembayaran BPHTB dapat terkontrol dan sesuai dengan dengan perhitungannya, dan melakukan sosialisasi peraturan perundangan-undangan tentang pengelolaan BPHTB kepada stakeholder terkait,” tuturnya.

 

Sementara itu, Wakil Bupati Serang, Pandji Tirtayasa berharap, rapat evaluasi dapat review kembali pengelolaan BPHTB yang sudah dilaksanakan oleh Bapenda Kabupaten Serang. Selain itu diharapkan juga bisa saling memperbaiki kekurangan dan memecahkan kendala yang dihadapi dalam mengoptimalkan pendapatan daerah dari sektor BPHTB. “Kenapa kita lakukan evaluasi ini. Karena, mereka (PPAT) sebagai mitra pemda yang strategis dan tulang punggung pendapatan daerah,” tutur Pandji. (*)

admin

Recent Posts

Matangkan Persiapan Jelang Asah Terampil Nasional, Kontingen KTNA Banten Bidik Prestasi Terbaik untuk Tanah Jawara

SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…

2 minggu ago

Lepas Kontingen KTNA ke Gorontalo, Gubernur Andra Soni: Bawa Pulang Prestasi dan Terapkan Ilmu untuk Kemajuan Pertanian Banten

SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…

3 minggu ago

Pandeglang Dominasi Kontingen Banten di PENAS XVII Gorontalo, Pemda Beri Dukungan Penuh

Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…

3 minggu ago

Tanpa Laporan Polisi, Korban Bersama Rekannya Berhasil Amankan Terduga Curanmor

PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…

3 minggu ago

Saat Harga Kebutuhan Pokok Meningkat, 410 KPM di Kelurahan Pandeglang Terima Beras Bulog dan Minyak Goreng

Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…

3 minggu ago

Pemasangan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang No 3 Timbulkan Kemacetan Hingga 1 Kilometer

PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…

1 bulan ago