amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
TANGERANG, – Pemerintah Kabupaten Tangerang, belum mengizinkan pihak sekolah untuk melakukan pembelajaran tatap muka terbatas. Karena, masih membutuhkan waktu untuk lakukan kajian mendalam.
Usia pelajar yang sangat rentan terpapar Covid-19, menjadi salah satu faktor kajian selain angka penularan di wilayah Kabupaten Tangerang yang baru turun dalam dua pekan terakhir. Sehingga, harus dilakukan antisipasi terciptanya klaster baru.
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengaku tengah melakukan kajian mendalam dan masih membutuhkan waktu untuk mengetahui hasilnya, sehingga belum mengizinkan sekolah secara tatap muka.
Pasalnya angka kasus penularan Covid-19 mulai turun dalam kurun waktu dua pekan terakhir, sehingga diperlukan kehati-hatian.
“Terlebih usia pelajar sangat rentan terpapar dan terjadinya klaster baru di sekolah,” ujarnya, Senin (30/08/ 2021).
Menurut Zaki, sekolah tatap muka adalah kegiatan reguler dan bukan kegiatan biasa, sehingga harus tepat untuk pemberlakuannya, meski dirinya belum mengetahui kapan waktunya.
Sementara salah seorang pelajar SMA di Kabupaten Tangerang, Muhammad Azril, menginginkan segera dilakukan belajar tatap muka karena telah mendapatkan vaksin.
Sejauh ini, seluruh sekolah di Provinsi Banten belum mendapatkan lampu hijau untuk mengadakan proses belajar tatap muka di sekolah, meski sudah terjadi penurunan level penerapan ppkm dari level empat menjadi level tiga. (Gus/red)
SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…
SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…
Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…
PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…
Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…