amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
CILEGON – Proyeksi capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang diajukan Pemkot Cilegon) dalam Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun 2022 dinilai masih tergolong kecil oleh Pimpinan DPRD Kota Cilegon.
Pimpinan DPRD menuntut Pemkot Cilegon untuk mampu mendongkrak PAD mengingat besarnya belanja daerah pada tahun 2022 mendatang.
“Kaitan peningkatan PAD ini sangat kami tekankan, makanya cukup memakan waktu lama (skors dalam rapat gabungan Rancangan KUA-PPAS 2022-red). Karena berdasarkan analisa eksekutif, target kemampuan mereka itu hanya Rp14 miliar (kenaikan dari target PAD sebelumnya), sedangkan kita ingin itu meningkat di kisaran Rp20 miliar,” ujar Ketua DPRD Cilegon Isro Mi’raj, Rabu (1/9/2021).
Isro menerangkan, usulan capaian PAD yang lebih besar tersebut lantaran parlemen melihat besarnya potensi yang dapat dibukukan daerah menyusul banyaknya pengembangan usaha oleh industri yang secara otomatis akan berdampak pada objek pendapatan daerah lainnya.
“Makanya rapat gabungan kemarin akhirnya disepakati (target PAD 2022) di angka Rp808 miliar dari rancangan awal Rp788 miliar atau naik sekitar 2,5 persen. Awalnya memang mereka keberatan, misalnya dari PCM (PT Pelabuhan Cilegon Mandiri) yang tidak sanggup, lalu buat apa akan ada Direktur dan Komisaris baru kalau tidak sanggup menaikkan dividen,” terangnya.
Sementara Wakil Ketua I DPRD Cilegon, Hasbi Sidik menambahkan selisih Rp6 miliar antara proyeksi eksekutif dan usulan parlemen itu akhirnya akan disiasati dengan jasa giro daerah dari perbankan.
“Karena adanya rencana pengembangan industri inilah makanya yang kita cermati itu salah satunya potensi pendapatan dari IMB (Izin Mendirikan Bangunan),” kata Hasbi. (Red)
SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…
SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…
Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…
PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…
Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…