amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Serang,- Pemerintah Kota (Pemkot) Serang janji akan mendorong Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk masuk minimarket yang ada di kota serang. Hal itu, dilakukan sebagai upaya Pemkot Serang meningkatkan ekonomi pelaku UMKM setempat.
Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi juga mendukung
Pemkot Serang melalui pengawasan dan permudah aturan agar produk lokal UMKM Kota Serang dapat bisa dipasarkan melalui minimarket.
“Kami dorong produk lokal masuk minimarket ,” kata Budi setelah launching produk lokal De Bontot di komplek Tumaritis Indah, Cipocok Jaya, Rabu (22/01/2020).
Budi menegay, jika Pemkot Serang bisa mengajukan Raperda usulan kepada DPRD Kota Serang, agar minimarket menerima produk lokal.
“Jadi minimarket harus menerima produk lokal. Kalau enggak mau, yah tutup aja sekalian,” ujarnya.
Selain itu, lanjut Budi, pihaknya juga sedang mengkaji Raperda yang mengatur kewirausahaan dan perlindungan terhadap ekonomi kreatif.
” Nanti diharapkan dengan disahkannya Raperda menjadi Perda dapat menyokong keberadaan UMKM dan industri kreatif di Kota Serang,” katanya.
Sementara itu, Wakil Walikota Serang Subadri Ushuludin mengungkapkan, dalam menjalankan kegiatan usaha dibutuhkan konsisten dalam membangun usaha tidak cukup hanya dalam waktu singkat saja.
“Jadi untuk membangun usaha yah harus ulet dan konsisten. Meskipun pada awalnya itu sulit,” ucapnya.
Selain itu, Subadri berpesan, agar pengemasan dan pemasaran yang dilakukan secara baik dan menarik. Kemasan untuk menarik konsumen.
“Nah kalau kemasannya sudah menarik, maka selanjutnya itu bagaimana memasarkan produk dengan baik. InsyaAllah usahanya jadi dapat berkembang,” katanya.
CEO De Bontot, Soekemi mengatakan, usaha yang dirintis bersama sebagai upaya untuk memberdayakan masyarakat.
“Tentu ini merupakan upaya kami dalam memberdayakan masyarakat. Karena kalau bukan kami yang membuka lapangan kerja, siapa lagi,” ucapnya. (Arr)
SERANG – Sektor pariwisata di kawasan pesisir barat Banten, khususnya destinasi legendaris Anyer-Carita, resmi memasuki…
SERANG - Pemerintah Kota Serang resmi melepas keberangkatan 378 jemaah haji Kloter 20 GA JKB…
PANDEGLANG - Dinas Pertanian Provinsi Banten mulai memperkuat peran Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) sebagai ujung…
PANDEGLANG - Harapan baru bagi dunia bulu tangkis Kabupaten Pandeglang mulai terbuka setelah Muhamad Syahrul,…
KOTA SERANG — Suasana penuh kebersamaan dan semangat persaudaraan mewarnai kegiatan Halal Bihalal sekaligus Pelantikan…
PANDEGLANG — Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM) Sehati Desa Cikentrung, Kecamatan Cadasari, kembali melaksanakan kegiatan…