amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
TANGSEL – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akan menyalurkan 45 ekor sapi untuk dikurbankan pada pelaksanaan Idul Adha 1443 Hijriyah, Minggu, 10 Juli 2022.
Wali kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, mengatakan satu sapi yang akan dikurbankan disalurkan ke Islamic Center, Tangerang Selatan, kawasan Serpong.
“Kita kurban sapi, kurang lebih 45 ekor,” ungkap Benyamin.
Dia menjelaskan pada pelaksanaan Idul Adha, dirinya akan mengikuti kegiatan shalat Ied di Masjid Raya Islamic Center, Tangerang Selatan.
“Nantinya kurban dari Pemkot itu akan disalurkan ke masyarakat langsung. Melalui Pondok pesantren (ponpes) dan tempat-tempat yang ada di Tangsel. Kalau saya satu sapi di Islamic Center,” jelasnya.
Terkait Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Tangerang Selatan, Yepi Suherman, menerangkan saat ini ada sekitar 134 ekor sapi terjangkit penyakit PMK. Dari jumlah itu, 131 ekor di antaranya dinyatakan telah sembuh.
“Angka kesembuhannya cukup tinggi. Tersisa tiga ekor sapi yang masih diobati,” kata Yepi.
Dari 131 ekor sapi terjangkit PMK, 128 ekor adalah jenis hewan ternak sapi dan dua lainnya adalah Kerbau.
“Untuk sapi yang dalam pengobatan saat ini 3 ekor itu sapi semua. Kalau kerbau yang dua tadi sudah sembuh,” ucap dia. (red)
SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…
SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…
Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…
PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…
Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…