amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Serang | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten diharapkan dapat melibatkan kaum Disabel dalam proses pembangunan daerah, Pemprov diharapkan memberikan peluang terhadap warga yang memiliki kebutuhan khusus untuk turut serta dalam berbagai bidang pekerjaan dan pembanguanan daerah.
Anggota DPRD Provinsi Banten Encop Sofia berharap adanya perhatian khusus Pemprov Banten terhadap kaum disabel. Menurutnya, kesempatan tersebut dinilai dapat mengurangi pandangan dikriminatif terhadap keberadaan kaum disabel. “perlu ada apresiasi untuk mereka, dan perlu juga ada program yang melibatkan mereka, agar mereka tidak merasa diasingkan,” katanya pada wartawan Digdayamedia.id. Selasa (17/12/2019).
Menurutnya, pemerintah harus resposif terhadap penyandang disabilitas, terlebih terhadap fasilitas umum dan gedung-gedung pemerintahan serta pusat-pusat perbelanjaan. “perlu dibangun akses untuk penyandang disabilitas, untuk membuktikan kalau pemerintah tidak setenga-setengah dalam memperhatikan kaum Disabel,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan Perempuan dan Anak Dinas Perlindungan Perempuan, Anak, Kependudukan dan Keluarga Berencana (DP3AKKB) Provinsi Banten Erminiwati menyampaikan, Pihaknya tengah fokus mensosialisasikan kepada orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus. “kita terus mensosialisasikan agar orang tua memiliki kesadaran bahwa hak anak semuanya sama,” katanya.
Ia menyampaikan, saat ini sekolah untuk anak berkebutuhan khusus telah banyak berdiri di Provinsi Banten. “sudah banyak sekolah khusus, kami bersama Pemprov terus mendukung perkembangan sekolah tersebut, agar anak-anak kita memiliki hak yang sama dengan lainnya,” ujarnya. (nji)
KOTA SERANG — Suasana penuh kebersamaan dan semangat persaudaraan mewarnai kegiatan Halal Bihalal sekaligus Pelantikan…
PANDEGLANG — Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM) Sehati Desa Cikentrung, Kecamatan Cadasari, kembali melaksanakan kegiatan…
Di TENGAH derasnya arus digitalisasi dan konvergensi media, posisi Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) kian strategis…
Pandeglang – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional yang sejalan dengan Asta Cita Presiden,…
LEBAK - Sekretaris Golkar Lebak sekaligus Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Lebak, Muammar Adi…
Kota Bekasi - Komisi I DPRD Kota Bekasi angkat bicara soal insiden longsor di Tempat…