amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Cilegon- Pemuda Dewan Da’wah (PDD) Kota Cilegon berencana menggelar diskusi dan bedah buku yang berjudul Dari Kata menjadi senjata dengan menghadirkan secara langsung penulisnya Beggy Rizkiansyah pada Minggu, (20/10/2019) mendatang. Hal itu, dikatakan Lukman Hakim Ketua PDD Kota Cilegon.
Lukman menjelaskan, acara tersebut merupakan pertama di Cilegon yang akan membahas konfrontasi Partai Komunis Indonesia (PKI) dengan umat islam. “Kita bahas secara tuntas pada acara tersebut, agar umat tahu siapa PKI sebenarnya,” ungkapnya saat ditemui di Markas PDD Kota Cilegon, Rabu (16/10/2019).
Ia menambahkan, dalam acara tersebut sudah disediakan 50 buku secara gratis yang akan diberikan kepada peserta. “Saat ini sudah ada 100 peserta yang daftar secara online, peserta terbaik Kami Sediakan buku gratis,” tegasnya.
Selain itu, Lukman juga mengajak pemuda untuk kembali membangun budaya literasi yang sudah mulai sepi peminat tersebut. “Ini juga dalam rangka membangun budaya literasi di Cilegon dan sekitarnya,” tuturnya.
Diketahui, dalam buku yang berjudul “Dari Kata Menjadi Senjata” tersebut membahas hubungan antara umat islam dan PKI pada tahun 1965,penulis memberi sudut pandang posisis umat islam pada waktu itu dengan sumber yang valid. “Penulis ingin menyampaikan informasi yang selama ini belum diketahui secara utuh oleh umat Islam. Dengan harapan, generasi millenial bisa tahu perjuangan umat Islam saat itu,” katanya
Sementara itu, Ketua panitia diskusi bedah buku, Sofwan Jannah mengatakan, optimis acara tersebut akan berjalan dengan baik. Karena, peserta yang sudah melakukan pendaftaran secara online mencapai ratusan. “ Kami ikhtiar bersama agar acara berjalan sesuai konsep,” tuturnya.
Sofwan juga menuturkan, dalam kegiatan tersebut juga menyediakan infak terbaik kepada peserta yang ingin menyumbang kegiatan tersebut secara sukarela. “Donasi akan Kami dedikasikan kepada pemateri dan kebutuhan acara,” tutupnya. (Ars)
Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…
PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…
Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…
SERANG – Sektor pariwisata di kawasan pesisir barat Banten, khususnya destinasi legendaris Anyer-Carita, resmi memasuki…
SERANG - Pemerintah Kota Serang resmi melepas keberangkatan 378 jemaah haji Kloter 20 GA JKB…