amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ p.acss0786f{text-align:left;}div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
BERITA

Pendekar Tanah Jawara, Ajak Masyarakat Menolak Keras Radikalisme dan Terorisme

Serang- Selain menjadi salah satu Provinsi yang memiliki seribu ulama dan sejuta santri, Banten juga dikenal dengan keberadaan para pendekar yang memiliki seni beladiri yang tangguh serta setia dalam mempertahankan Indonesia dari para tangan penjajah.

Selain menjaga keamanan di wilayah Banten, keberadaan para pendekar Banten juga sebagai penyeimbang keharmonisan dan keselarasan hidup masyarakat di tanah jawara ini.

Salah satu perguruan silat yang merupakan silat tertua dan asli wong Banten yaitu Perguruan Terumbu Banten turut serta bersuara terkait aksi-aksi Anarkis, hingga upaya penusukan Menkopolhukam Wiranto di Kabupaten Pandeglang, Kamis 10 Oktober 2019 lalu.

“Kalau unjuk rasa boleh-boleh saja, asal jangan keluar dari koridor yg ada, contoh jangan anarkis ikuti aturan yang ada serta dengarkan arahan petugas sehingga semua aspirasi dapat terakomodir dengan baik. Karena khawatir aksi mulia untuk menyampaikan pendapat malah dimanfaatkan oleh para penjahat politik yang memiliki kepentingan dan tujuan untuk melawan pemerintahan yang sah,” kata Yadi Sufiyadi saat Ditemui di Kediamannya, Selsa (15/10/2019).

“Masyarakat Banten pada khususnya dari zaman rekiplik ( jaman dahulu kala) selalu berdampingan dan harmonis, contoh kita lihat dari keberadaan vihara dan masjid agung Banten Lama yang berdampingan dari dahulu kala dan tidak pernah ada benturan hingga saat ini. Toleransi dan kerukunan beragama masyarakat Banten tidak perlu diragukan lagi, namun dengan adanya kejadian itu jelas membuat masyarakat Banten merasa terusik. Karena membuat image buruk Banten,” tambahnya.

Namun demikian, lanjut Yadi. Dirinya sedikit merasa lega setelah pihak Kepolisian dapat mengungkap identitas kedua pelaku yang berasal dari luar Provinsi Banten.

“Sedikit lega ketika Polisi dapat mengungkap identitas kedua pelaku, yang jelas jelas bukan warga Banten,” ujarnya.

Perguruan Terumbu Banten juga mengajak seluruh masyarakat untuk berperan serta dalam menjaga keamanan dan kondusifitas hingga pelantikan Presiden RI dan menolak aksi Anarkis, Radikalisme dan Terorisme yang dapat memecah kesatuan bangsa indonesia.

“Mari kita sama-sama menjaga kamtibmas dan kondusifitas menjelang pelantikan Presiden RI serta menolak keras aksi Anarkis, Radikalisme dan terorisme serta tidak terprovokasi dengan segala informasi yang tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya,” pungkasnya. (Ars)

admin

Recent Posts

Matangkan Persiapan Jelang Asah Terampil Nasional, Kontingen KTNA Banten Bidik Prestasi Terbaik untuk Tanah Jawara

SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…

2 bulan ago

Lepas Kontingen KTNA ke Gorontalo, Gubernur Andra Soni: Bawa Pulang Prestasi dan Terapkan Ilmu untuk Kemajuan Pertanian Banten

SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…

2 bulan ago

Pandeglang Dominasi Kontingen Banten di PENAS XVII Gorontalo, Pemda Beri Dukungan Penuh

Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…

2 bulan ago

Tanpa Laporan Polisi, Korban Bersama Rekannya Berhasil Amankan Terduga Curanmor

PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…

2 bulan ago

Saat Harga Kebutuhan Pokok Meningkat, 410 KPM di Kelurahan Pandeglang Terima Beras Bulog dan Minyak Goreng

Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…

2 bulan ago

Pemasangan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang No 3 Timbulkan Kemacetan Hingga 1 Kilometer

PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…

3 bulan ago