amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
BERITA

Pendukung Muhammad-Saras Bisa Ciptakan Klaster Baru Covid-19

TANGSEL – Komisi Pemilihan Umum resmi membuka pendaftaran bakal calon Walikota-Wakil Walikota Tangsel, pada Jumat (4/9/2020). Pasangan pertama yang mendaftarkan diri yakni Muhamad-Rahayu Saraswati Djojohadikusumo.

 

Saat pendaftaran ini, pasangan tersebut diantar partai pengusung maupun pendukung mereka. Sayangnya, kebanyakan di antara para pendukung Muhamad-Saras tidak mematuhi protokol kesehatan. Kondisi tersebut di khawatirkan bakal jadi klaster baru penyebaran Covid-19 yang saat ini masih merebak di Kota Tangsel.

 

Wakapolres Tangsel, Komisaris Stefanus Luckyto Andri Wicaksono mengatakan, berdasarkan pantauan di lapangan, pada hari pertama pendaftaran, terlihat masa berkerumun. “Pada hari pertama pendaftaran, banyak protokol kesehatan dilanggar,” ungkap Luckyto kepada awak media, saat ditemui di kantor KPU Tangsel.

 

Pantauan di lokasi, kerumunan massa di dalam maupun diluar gedung tidak saling menjaga jarak. Bahkan tak sedikit di antaranya yang tidak menggunakan masker. “Tidak jaga jarak dan lain-lainnya. Kita tidak menegur hanya mengimbau saja,” jelas Luckyto.

 

Menurutnya, malam ini pihaknya akan melakukan evaluasi dengan KPU Kota Tangsel. Para pengurus partai politik juga mesti bisa mengedukasi massa pendukung calon pasangan walikota dan wakil walikota.

 

Luckyto juga jelaskan, saat ini angka kasus penyebaran Covid-19 di Kota Tangsel masih tinggi. “Jangan sampai kantor KPU itu jadi klaster baru penyebaran covid,” pesannya.

 

Dikonfirmasi terpisah, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menilai pasangan Muhamad- Saras telah mentaati protokol kesehatan, saat menyerahkan berkas pendaftaran, pada Jumat (4/9/2020).

 

“Kalau pak Muhamad dan Bu Saras tadi pakai masker, jaga jarak juga, jadi yang di dalam ruangan tadi cukup tertib dan taat protokol kesehatan,” ujar komisioner KPU Kota Tangsel, Achmad Mudjahid Zein.

 

Akan tetapi, lanjut Mudjahid Zein, untuk kondisi di luar ruangan, pihaknya tidak terlalu tahu lantaran berada ada di dalam ruangan. “Area dalam cukup terjaga, cuma yang di luar nanti saya masih koordinasi dengan teman-teman panitia,” paparnya.

 

Dijelaskan Mudjahid Zein, pihak KPU Tangsel mengakomodir 30 orang saja saat mendaftar. Dan itu sesuai dengan aturan. Karenanya, ia pun berharap ke depan para simpatisan dan seluruh pihak terkait lebih memperhatikan protokol kesehatan.

 

“Kami sih berharap ke depan sama-sama menghargai mengingat kondisi pandemi seperti sekarang ini. Untuk di area KPU, kita hanya 30 orang. Jadi saya minta besok yang tidak ber id-card tidak diperkenankan masuk ke dalam, karena satu Tangsel sedang PSBB, kalau banyak kerumunan saya pikir nanti sosial distancingnya tidak terlaksana,” ungkapnya.

 

Terpisah, Muhamad mengatakan memang tidak memberitahukan para pendukungnya. Muhamad pun meminta maaf kepada seluruh simpatisannya, lantaran tidak mengundang untuk turut serta saat mengantar berkas pendaftaran.

 

“Kami tidak memberi tau dan mengundang simpatisan, mohon maaf karena kerumunan kan tidak boleh. Jadi kami betul-betul menghargai dan mentaati protokol Covid-19 ini juga sudah kelebihan, tapi kita harus mentaati peraturan,” bebernya. (Tiqo)

admin

Recent Posts

Matangkan Persiapan Jelang Asah Terampil Nasional, Kontingen KTNA Banten Bidik Prestasi Terbaik untuk Tanah Jawara

SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…

2 bulan ago

Lepas Kontingen KTNA ke Gorontalo, Gubernur Andra Soni: Bawa Pulang Prestasi dan Terapkan Ilmu untuk Kemajuan Pertanian Banten

SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…

2 bulan ago

Pandeglang Dominasi Kontingen Banten di PENAS XVII Gorontalo, Pemda Beri Dukungan Penuh

Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…

2 bulan ago

Tanpa Laporan Polisi, Korban Bersama Rekannya Berhasil Amankan Terduga Curanmor

PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…

2 bulan ago

Saat Harga Kebutuhan Pokok Meningkat, 410 KPM di Kelurahan Pandeglang Terima Beras Bulog dan Minyak Goreng

Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…

2 bulan ago

Pemasangan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang No 3 Timbulkan Kemacetan Hingga 1 Kilometer

PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…

3 bulan ago